Alibaba Cloud, penyedia infrastruktur AI terkemuka di dunia sekaligus tulang punggung kecerdasan Alibaba Group, dinobatkan sebagai Leader dalam laporan Gartner® Magic Quadrant™ for Cloud AI Infrastructure.
Alibaba Cloud menilai pengakuan tersebut mencerminkan kekuatan kapabilitas AI full-stack yang terus dikembangkannya. Kapabilitas itu membentang dari infrastruktur berperforma tinggi, platform pengembangan model dan agen AI, hingga model fondasi pralatih.
Laporan tersebut mengevaluasi vendor hyperscale dan penyedia cloud spesialis yang “menghadirkan infrastruktur yang dioptimalkan untuk beban kerja AI, termasuk pelatihan model AI, inferensi, dan layanan model”. Tahun ini menjadi kali pertama Gartner menerbitkan laporan Magic Quadrant khusus untuk infrastruktur cloud AI.
“Seiring AI kian mengubah cara bisnis beroperasi, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang andal untuk memperluas penerapan AI. Dengan menyediakan model AI terdepan sebagai layanan, didukung berbagai perangkat yang dirancang khusus untuk AI dan infrastruktur agentic cloud, kami memudahkan pelanggan di seluruh dunia untuk mengimplementasikan AI secara lebih terintegrasi dalam operasional,” ujar Dr. Feifei Li, Chief Technology Officer dan President of International Business Alibaba Cloud Intelligence.
Alibaba Cloud menyediakan platform end-to-end untuk mengelola seluruh siklus AI, yang didukung oleh kapabilitas infrastruktur dan berbagai perangkat pengembangan AI. Salah satu komponennya adalah PAI-Lingjun, platform komputasi khusus yang dioptimalkan untuk pelatihan dan inferensi model AI dalam skala besar.
Seiring perusahaan memperluas penerapan AI generatif dan kapabilitas agentic AI, kebutuhan terhadap platform cloud yang mampu mendukung beban kerja AI yang semakin kompleks turut meningkat. Melalui Model Studio, platform pengembangan AI terpadu berstandar enterprise dari Alibaba yang menyediakan akses ke seluruh rangkaian model fondasi Qwen, pelanggan dapat memilih pendekatan model yang paling sesuai dengan kebutuhan kinerja, biaya, dan implementasi.
Dalam laporan terpisah, Gartner® Magic Quadrant™ for Observability Platforms, Alibaba Cloud juga dinobatkan sebagai Challenger. Gartner mendefinisikan observability platform sebagai produk yang membantu organisasi memahami sekaligus mengoptimalkan kesehatan, performa, dan perilaku aplikasi, layanan, infrastruktur, agen AI, serta pengalaman pengguna. Platform ini membantu mendeteksi anomali dan menelusuri akar masalah sehingga gangguan sistem dapat ditangani sejak dini. Menurut Gartner, Challenger mencerminkan jangkauan pasar yang luas serta kemampuan menerapkan observability platform dalam skala besar.
Pengembangan infrastruktur AI Alibaba Cloud yang berkelanjutan mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap inovasi teknologi melalui strategi AI+Cloud. Strategi ini menyatukan chip milik Alibaba, infrastruktur cloud, model fondasi, dan aplikasi dalam satu kapabilitas full-stack yang terintegrasi.
Pada World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 bulan Juli lalu, Alibaba Cloud juga memperkenalkan serangkaian teknologi agent-native yang dirancang untuk mempercepat pengembangan dan deployment agen AI di berbagai industri.




