Moneter.id – Pemerintah Indonesia menawarkan kepada pebisnis asal Rusia untuk masuk
ke proyek infrastruktur dan pariwisata Indonesia.
“Saat ini,
sekitar 90% investasi pebisnis Rusia di Indonesia berada pada sektor tersier
seperti hotel, restoran, dan perdagangan. Dan sebagian besar investasi
dilakukan di Bali dan Nusa Tenggara,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan
Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Minggu (5/8).
Bambang mempromosikan
program tersebut kepada investor Rusia saat menghadiri Forum Bisnis
Indonesia-Rusia yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)
Moskow di World Trade Center (WTC), Moskow, Rusia, Kamis (2/8).
Forum
tersebut juga dihadiri Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur
Sumatra Barat Irwan Prayitno, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
Forum tersebut dimanfaatkan
sebagai jembatan informasi mengenai peluang investasi di Indonesia yang saat
ini sangat bervariasi. “Mulai dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus,
pelabuhan hingga pengembangan 10 Bali Baru,” kata dia.
Bambang juga mendorong
investor Rusia meningkatkan kerja sama dengan Indonesia supaya aktivitas
perdagangan kedua negara semakin gencar.
“Indonesia
dan Rusia diharapkan dapat meningkatkan jumlah ekspor dan impor di antara kedua
negara untuk menghadapi tantangan perekonomian dunia saat ini akibat kenaikan
suku bunga The Fed,” ujar Bambang.




