Moneter.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bekerja sama dengan PT
Permodalan Nasional Madani (Persero) untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
mikro kepada nasabah PNM Mekaar yang naik kelas.
GM Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan untuk saat
ini terdapat lebih dari 1.500 nasabah PNM Mekaar yang memenuhi kriteria naik
kelas.
“Mereka sekaligus masuk kriteria mendapatkan KUR Mikro dari BNI
dengan plafon maksimum rata-rata hingga Rp10 juta,” ucapnya, Jumat (18/1).
Bambang menjelaskan, para nasabah tersebar di Jakarta, Garut
dan Tasikmalaya. Selain penyaluran KUR Mikro, Nasabah PNM Mekaar yang naik
kelas akan tetap mendapatkan pembinaan dari PNM dan BNI berupa Pertemuan
Kelompok Mingguan (PKM).
“Mereka juga akan dibantu dengan pendampingan nasabah untuk
Peningkatan Kapasitas Usaha (PKU), dan Pembayaran Kewajiban KUR Mikro,”
ujar Bambang.
PNM Mekaar merupakan Layanan pemberdayaan melalui pembiayaan
berbasis kelompok bagi perempuan pra-sejahtera dengan anggota 10-30 perempuan,
dengan pembiayaan Rp2-5 juta yang selama ini diberikan bertahap tanpa jaminan.
Kerja sama Penyaluran KUR BNI dikembangkan dalam acara
Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo di Garut, Jawa Barat.
Hadir pada kesempatan tersebut Menteri BUMN Rini Soemarno,
Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur
Budi Harto dan ratusan peserta Program PNM Mekaar dari Garut dan sekitarnya.
Sementara, Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto menyebutkan,
hingga saat ini, sudah sekitar 4 juta Nasabah PNM Mekaar yang menerima manfaat
penyaluran kredit Mekaar PNM ini.
“Mulai awal tahun 2019 ini, nasabah Mekaar yang telah dinyatakan
lulus dalam proses pembinaan yang dilakukan oleh PNM dan telah mempunyai
kapasitas yang layak untuk dibiayai akan mendapatkan fasilitas KUR Mikro oleh
BNI,” bebernya.




