Moneter.co.id – PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) menyatakan siap melakukan pembayaran
bunga ke-6 Obligasi senilai Rp6 miliar.
Berdasarkan
siaran persnya di Jakarta, Selasa (02/01) surat utang yang bernama Obligasi
Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2016 Seri B itu memiliki nilai pokok sebesar
Rp300 miliar yang akan jatuh tempo pada Juli 2019 mendatang.
Dijelaskan, bunga obligasi
tersebut dibanderol di angka 8% per tahun. Lembaga pemeringkat efek, Fitch
Ratings menyematkan peringkat AAA untuk surat utang tersebut.
Sementara
itu, terkait adanya kabar salah satu pemegang saham perusahaan, Sumitomo Mitsui
Banking Corporations yang berencana menambah kepemilikan sahamnya di perseroan,
Direktur
BTPN Arief Harris Tandjung mengatakan hingga saat ini manajemen belum
mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait hal itu. ”Kami belum
mendapatkan penjelasan dari pemegang saham, dalam hal ini Sumitomo Mitsui
Banking Corporation,” ujarnya, Selasa (02/01).
Sekedar informasi, hingga saat ini, Sumitomo
masih menggenggam kepemilikan saham sebanyak 40%. Rencananya, lembaga keuangan
asal Jepang itu ingin menambah jumlah sahamnya hingga menjadi pemegang saham
mayoritas.
Masuknya
Sumitomo Mitsui ke BTPN terjadi sejak tahun 2014. Saat itu, perusahaan mengeluarkan
sebesar US$1,32 miliar untuk menebus 40% saham di BTPN.




