Rabu, Juli 8, 2026

DPLK Digital Sinarmas AM Bidik Generasi Muda, Kejar 15.000 Peserta hingga Akhir 2026

Must Read

PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) memperluas bisnis pengelolaan investasi dengan meluncurkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM). Kehadiran DPLK berbasis digital tersebut menjadi strategi perusahaan menggarap pasar dana pensiun yang dinilai masih memiliki potensi besar, terutama dari kalangan pekerja muda dan sektor informal.

DPLK SAM yang diresmikan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (3/7), tercatat sebagai dana pensiun lembaga keuangan pertama di Indonesia yang didirikan oleh perusahaan manajer investasi. Melalui entitas baru ini, Sinarmas AM menargetkan aset kelolaan sebesar Rp150 miliar dengan 15.000 peserta sepanjang 2026.

Direktur Utama Sinarmas AM, Alex Setyawan W.K., mengatakan peluncuran DPLK SAM menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat budaya investasi jangka panjang di Indonesia.

“Peluncuran DPLK SAM bukan hanya ekspansi bisnis Sinarmas AM, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kami dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat Indonesia. Sebagai Manajer Investasi pertama yang mendirikan DPLK, kami ingin menghadirkan layanan dana pensiun berbasis digital yang lebih modern, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa kini,” ujar Alex.

Perseroan menilai penetrasi dana pensiun di Indonesia masih rendah dibandingkan jumlah angkatan kerja nasional. Berdasarkan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Dana Pensiun Indonesia 2024-2028, tingkat densitas industri dana pensiun pada akhir 2023 baru mencapai 18,94% dari total 147,7 juta angkatan kerja. Kondisi tersebut membuka ruang pertumbuhan yang besar bagi pelaku industri.

Ketua Pengurus DPLK SAM, Stephanus Rudi Ok., mengatakan pendekatan digital dipilih untuk menjangkau generasi milenial dan Generasi Z yang kini memasuki usia produktif. Melalui platform SimPensiun, peserta dapat melakukan pendaftaran, memantau dana, mengubah pilihan investasi hingga mengajukan pencairan manfaat pensiun secara daring.

“Generasi muda saat ini sangat dekat dengan teknologi digital dan memiliki karakteristik investasi yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu kami menghadirkan DPLK yang mudah diakses melalui aplikasi, fleksibel, transparan, dan terjangkau. Kami ingin membangun kesadaran bahwa dana pensiun bukan sesuatu yang dipersiapkan menjelang usia pensiun, melainkan dimulai sejak pertama kali memperoleh penghasilan,” kata Stephanus.

Ia menambahkan, masyarakat dapat mulai menyiapkan dana pensiun dengan setoran mulai Rp50.000 per bulan. Sasaran utama DPLK SAM mencakup pekerja formal, pekerja informal, freelancer, wirausahawan muda, content creator, hingga perusahaan swasta, termasuk kelompok usaha Sinar Mas.

Menurut Alex, target pertumbuhan DPLK SAM akan didorong melalui edukasi dan literasi keuangan yang berkelanjutan, didukung jaringan distribusi Sinarmas AM dan pemanfaatan layanan digital.

“Kami percaya masa depan industri dana pensiun Indonesia sangat besar. Dengan kombinasi kekuatan investasi, teknologi digital, dan edukasi keuangan yang berkelanjutan, DPLK SAM ingin menjadi mitra terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam mewujudkan hari tua yang lebih nyaman, tenang dan sejahtera,” ujarnya.

DPLK SAM telah memperoleh pengesahan Otoritas Jasa Keuangan pada 5 Juni 2026. Adapun Sinarmas AM saat ini berada dalam kelompok lima besar manajer investasi di Indonesia dengan total aset kelolaan mencapai Rp64,8 triliun per Februari 2026.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lenovo Bawa Idea Tab Pro Gen 2 ke Indonesia, Tawarkan Produktivitas ala PC

Lenovo memperkuat strategi di pasar perangkat komputasi mobile dengan menghadirkan Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 di Indonesia. Melalui...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img