Rabu, Juli 8, 2026

PTBA Perluas Portofolio Energi Hijau Lewat Kerja Sama PLTS dengan Pertamina NRE

Must Read

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempercepat transformasi menuju bisnis energi yang lebih berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kedua perusahaan BUMN tersebut resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area operasional PTBA dengan memanfaatkan aset lahan yang dimiliki perseroan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PTBA memperluas portofolio energi baru dan terbarukan (EBT) sekaligus mendukung pelaksanaan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan sinergi tersebut akan memperkuat posisi perusahaan dalam transformasi bisnis energi.

“Sinergi ini menjadi milestone strategis bagi PTBA dalam percepatan transformasi bisnis energi, penguatan portofolio EBT, dan peningkatan kontribusi pendapatan energi masa depan,” ujar Bambang.

PTBA memandang pengembangan energi bersih harus berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan. Karena itu, selain mengembangkan proyek hilirisasi batu bara, perseroan juga terus memperbesar porsi bisnis energi terbarukan.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto mengatakan teknologi menjadi faktor penting untuk menghasilkan energi yang lebih bersih tanpa mengorbankan ketahanan energi nasional maupun pertumbuhan ekonomi.

“Menurut saya yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan energi yang semakin bersih, lebih efisien, dan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Di sisi lain, kita juga terus mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari portofolio energi masa depan Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan transformasi yang sedang dijalankan PTBA,” kata Turino.

Saat ini portofolio PLTS PTBA telah mencapai 1,2 MWp. Perseroan juga mengembangkan sejumlah proyek hilirisasi seperti Coal to DME, Synthetic Natural Gas (SNG), dan Kalium Humat sebagai bagian dari strategi menciptakan nilai tambah sekaligus menekan intensitas emisi karbon.

Menurut Turino, kerja sama dengan Pertamina NRE membuka peluang pemanfaatan lahan pascatambang yang telah direklamasi menjadi kawasan energi hijau. Langkah tersebut dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

“Melalui kerja sama dengan PT Pertamina New & Renewable Energy, kami melihat peluang besar untuk mengoptimalkan aset nasional yang dimiliki PTBA, termasuk pemanfaatan lahan pascatambang sebagai kawasan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun berbagai potensi renewable energy lainnya yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketersediaan lahan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan PLTS. Di sisi lain, PTBA memiliki ribuan hektare lahan pascatambang, dengan lebih dari 250 hektare yang dinilai siap dimanfaatkan untuk proyek energi surya.

“Salah satu problem PLTS adalah penyediaan lahan, nah di sisi lain kami banyak lahan pascatambang yang direklamasi. Maka alangkah baiknya setelah reklamasi bisa menjadi sumber energi baru. Kami ada ribuan hektare, mungkin yang awal saya dengar dari teman-teman kami punya lebih dari 250 Ha lahan pascatambang yang siap untuk digunakan,” ungkap Turino.

Melalui sinergi ini, PTBA berharap dapat memperkuat ekosistem bisnis hijau sekaligus membuka akses terhadap pendanaan hijau (green funding) untuk mendukung pengembangan proyek-proyek hilirisasi dan energi bersih pada masa mendatang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

DPLK Digital Sinarmas AM Bidik Generasi Muda, Kejar 15.000 Peserta hingga Akhir 2026

PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) memperluas bisnis pengelolaan investasi dengan meluncurkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img