Kamis, Maret 5, 2026

Ekonomi Digital Tumbuh USD 200 Miliar, Butuh 17 Juta SDM Melek Teknologi

Must Read

Moneter.id – Indonesia sedang
menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memacu pertumbuhan ekonomi digital.
Salah satu caranya adalah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM)
yang melek terhadap teknologi terkini.

“Di tahun 2030, agar
Indonesia siap menjadi e-economy,
dibutuhkan sebanyak 17 juta human talents
yang melek teknologi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai ikut
pertemuan antara Komite Pengarah Pelaksanaan Peta Jalan Sistem E-dagang dengan
pendiri Alibaba Group, Jack Ma di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10).

Kegiatan tersebut
digelar dalam rangkaian Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank
Dunia (IMF-WBG) 2018. Anggota Komite Pengarah Pelaksanaan Peta Jalan Sistem
E-dagang yang hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin
Nasution, Menperin Airlangga, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara,
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, serta Ketua Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso.

Menperin menyampaikan,
Alibaba ingin membangun Jack Ma Institute of Entrepreneurs di Indonesia. Upaya
ini bakal turut berkontribusi dalam menumbuhkan wirausaha dan SDM terampil
melalui peran pendidikan sesuai kebutuhan di era ekonomi digital.

“Tentunya mereka sudah
punya model sendiri dan diharapkan menjadi prototype
untuk menciptakan SDM kita lebih berkualitas,” tuturnya.

Saat ini, Alibaba sudah
menerima beberapa pejabat Indonesia yang ikut pelatihan mengenai perkembangan
teknologi digital di China. Para peserta ini melihat langsung fasilitas di
sana. Selanjutnya, akan disusul dengan pelatihan untuk para pemimpin teknologi.

Kemudian, Pemerintah Indonesia akan
menyelenggarakan training lanjutannya,”
terang Airlangga.

Mengenai materi yang
akan diberikan dalam pelatihan di Jack Ma Institute of Entrepreneurs, menurut
Menperin, masih digodok bersama dan nanti difinalkan oleh Jack Ma. Beberapa
materi yang menjadi fokus perhatian di antaranya terkait tentang pengelolaan
komputasi awan (cloud computing),
teknologi keuangan (termasuk blockchain),
dan infrastruktur internet.

“Sedangkan, pemerintah
akan menyiapkan regulasinya, seperti mengenai fintech. Tetapi untuk yang lain,
Jack Ma hadir sebagai advisor pemerintah. Selain itu, kami juga sudah
menyiapkan seandainya untuk mendorong sistem bantuan sosial melalui fintech,”
paparnya.

Airlangga menegaskan,
langkah kolaborasi dalam membangun kualitas SDM dan penerapan teknologi digital
ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. “Di dalam roadmap, kita akan meningkatkan
pertumbuhan ekonomi hingga 1-2 persen serta potensi penambahan sebesar USD200
miliar di tahun 2030,” ungkapnya.

Sementara itu, Jack Ma
menjelaskan, pihaknya menargetkan setiap tahun dapat mencetak seribu pemimpin
teknologi di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

“Kami akan memberi
banyak kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk belajar, misalnya melalui
pelatihan bagi 300 pengembang dan insinyur tentang pengelolaan komputasi awan,”
ujarnya.

Ma menambahkan, penting
bagi Indonesia untuk berinvestasi dalam meningkatkan kompetensi SDM. “Karena
ketika orang semakin bertambah, pikiran orang berubah, dan keterampilan orang
meningkat, maka kita harus dapat memasuki periode digital,” ucapnya.

Ma menekankan
pentingnya mengasah keberanian anak muda untuk terus berinovasi. “Alibaba siap
membantu pertumbuhan bisnis untuk sektor industri kecil dan menengah (IKM) di
Indonesia. Untuk itu diperlukan penciptaan ekosistem bisnis yang serba digital.
Kami akan membuat Indonesia menjadi masyarakat non-tunai. Dengan demikian,
pemerintah bisa lebih efisien dan usaha kecil dan menengah bisa meraup lebih
banyak uang,” imbuhnya.

Ma juga optimistis,
pemerintah dan pengusaha di Indonesia bisa segera memsuki era revolusi industri
4.0 dengan memanfaatkan teknologi terkini. “Seluruh bisnis di Indonesia bisa
dituangkan menjadi e-cloud, e-commerce, dan e-payment,” pungkasnya.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img