Rabu, April 15, 2026

Ekspor Keramik Hias Tembus USD25 Juta di 2018

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian sedang fokus memacu
pengembangan i
ndustri
kecil dan menengah (IKM) penghasil gerabah dan keramik
hias. Sektor ini dinilai memiliki
potensi dan peluang besar untuk semakin berdaya saing di kancah nasional hingga
global.

Pemerintah
menjadikan
IKM gerabah dan keramik hias ini sebagai
salah satu sektor yang
perlu didorong
pengembangannya,
karena
guna
memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor
,” kata Direktur Jenderal
Industri Kecil, Menengah dan Aneka

(IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (11/4).

Gati menjelaskan, salah satu kekuatan Indonesia dalam
upaya menumbuhkan IKM gerabah dan keramik hias, yakni lantaran ditopang
oleh ketersediaan
bahan baku
yang cukup melimpah seperti tanah liat, feldspar, pasir silika, dolomit, limestone, batu granit, dan sumber daya
alam lainnya.

Selain itu,
keunggulan kita adalah punya beragam desain yang menarik. Apalagi, i
ndustri kerajinan keramik
hias atau gerabah di Indonesia merupakan
sektor
yang lekat dengan budaya,
sehingga
memiliki tempat di hati masyarakat
kita,” paparnya.

Oleh karena itu, Dirjen IKMA optimistis, kegiatan usaha IKM gerabah dan keramik
hias
di
Indonesia
dapat terus
tumbuh dan berkembang. Kemenperin
mencatat,
jumlah
IKM
gerabah
dan keramik hias lebih dari
5.200 unit
usaha yang telah menyerap tenaga kerja hingga 21.470 orang.

“Sentra IKM gerabah dan keramik hias tersebar di sejumlah wilayah Indonesia, di antaranya Banten,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Nusa
Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan,” sebutnya.

Gati pun mengemukakan, produk gerabah dan keramik hias
Indonesia telah mampu kompetitif di tingkat internasional. Ini dibuktikan
melalui capaian nilai ekspornya yang melampaui
USD25,4 juta pada 2018 atau naik dibanding
perolehan tahun sebelumnya yang menembus USD25,2 juta.

Beberapa negara tujuan utama ekspor tersebut, antara lain
ke Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Belanda dan Britania Raya. “Kami yakin,
IKM
gerabah
dan keramik hias di Indonesia
masih memiliki
peluang untuk
meraih pasar yang lebih besar di dunia internasional.
Apalagi,
adanya kerja sama ekonomi komprehensif yang sudah ditandatangani seperti dengan
Australia dan EFTA,” imbuhnya.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
menegaskan, pemerintah berharap
kepada
para industri keramik dalam negeri
agar terus
berkontribusi sebagai salah satu motor penggerak
akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi, selain dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik,
kami juga mendorong agar mereka bisa memperluas pasar ekspor terutama di
tingkat regional,” tandasnya.

Menperin
optimistis, Indonesia berpotensi mampu menduduki peringkat ke-4 dunia sebagai
produsen keramik. “Saat ini, kapasitas terpasang keramik nasional sebesar 560
juta meter persegi. Tentunya, setelah pemerintah memberikan keberpihakan kepada
industri dalam negeri, utilitas produksi harus bisa meningkat,” tegas
Airlanga.

Di
samping itu, pemerintah sedang menggalakkan implementasi peta jalan Making
Indonesia 4.0. Salah satu aspirasinya adalah mendongkrak pertumbuhan ekonomi
nasional hingga 1-2 persen. Di era digitalisasi saat ini, beberapa industri
keramik nasional sudah menerapkan teknologi terbaru, seperti digital printing dan digital glazing yang mampu memproduksi
keramik dengan ukuran besar.

“Kami
juga mendorong diversifikasi produk dengan memproduksi jenis ubin terkini
seperti ubin 3D (tiga dimensi), porcelain
slab
, dan ubin vitrifikasi, serta inovasi desain ubin keramik yang
mengikuti tren terkini yang memiliki ciri khas dan original. Untuk itu
, perlu didorong
pemanfaatan teknologi
3D printing, otomatisasi, artificial
intelligence
dan big data,” sebut
Airlangga.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

XChat Segera Meluncur, Elon Musk Tantang Dominasi WhatsApp dan Telegram

Elon Musk akan meluncurkan aplikasi pesan instan terbaru bernama XChat. Aplikasi besutan perusahaan media sosial X ini dikabarkan akan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img