Persaingan bisnis layanan streaming video semakin mengarah ke perebutan loyalitas komunitas. iQIYI melihat pasar Indonesia sebagai salah satu medan penting untuk memperkuat basis penggemar C-Drama sekaligus mendorong engagement pengguna melalui pengalaman langsung di luar layar.
Strategi tersebut kembali dilakukan lewat gelaran iQIYI Starship 2026 yang akan menghadirkan International Global Ambassador Cheng Lei di Indonesia. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 di Mini Atrium, Gandaria City, Jakarta.
Kunjungan perdana Cheng Lei ke Indonesia atas undangan iQIYI menjadi bagian dari strategi perusahaan mendekatkan aktor dengan basis penggemar. Bagi platform streaming, pendekatan seperti ini memiliki nilai bisnis karena komunitas penggemar dapat menjadi penggerak engagement, percakapan digital, sekaligus memperkuat loyalitas terhadap platform.
Cheng Lei sendiri bukan nama baru bagi pengguna iQIYI. Aktor tersebut dikenal melalui sejumlah C-Drama seperti Legend of the Female General dan Shadow Love pada 2025. Terbaru, Cheng Lei membintangi How Dare You!? yang menjadi salah satu drama berbahasa Mandarin populer secara global pada kuartal pertama 2026 dan masuk jajaran teratas chart C-Drama global iQIYI setelah dirilis.
Senior Managing Director for SEA iQIYI International, Dinesh Ratnam, mengatakan kehadiran Cheng Lei di Indonesia merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan lebih dekat dengan komunitas penggemar.
“Kami sangat antusias dapat menghadirkan Cheng Lei di Indonesia. Bagi banyak penggemar, menikmati C-Drama bukan hanya soal mengikuti cerita, tetapi juga tumbuh bersama karakter dan aktor yang mereka sukai,” ujar Dinesh.
Menurut dia, iQIYI Starship dirancang untuk memberikan ruang interaksi langsung antara penggemar dengan aktor sekaligus mempertemukan komunitas yang memiliki minat serupa.
“Kehadiran event iQIYI Starship di Indonesia ingin memberikan kesempatan kepada penggemar untuk dapat berbagi momen spesial bersama Cheng Lei dan komunitas yang memiliki kecintaan yang sama,” lanjutnya.
Dari sisi konten, iQIYI juga memiliki modal untuk mempertahankan daya tarik Cheng Lei di mata penonton. Aktor tersebut dikenal mampu memainkan karakter dengan latar dan kepribadian berbeda, salah satunya dalam How Dare You!?.
Dalam drama tersebut, Cheng Lei memerankan Xiahou Dan/Zhang San, karakter dengan dua sisi yang kontras dalam cerita yang memadukan perjalanan waktu, intrik politik, dan romansa. Sebelumnya, melalui Shadow Love, ia bahkan memainkan tiga karakter sekaligus, yakni Jin An, Duan Ao Deng, dan Prince Annan.
Kemampuan aktor memainkan beragam karakter menjadi salah satu aset penting bagi platform streaming untuk mempertahankan daya tarik konten. Ketika popularitas sebuah judul berkembang menjadi ketertarikan terhadap aktor, platform memiliki peluang memperpanjang engagement penonton melalui judul-judul lain yang dibintangi aktor yang sama.
Indonesia sendiri bukan pasar baru bagi strategi engagement berbasis bintang yang dilakukan iQIYI. Sebelumnya, perusahaan membawa Chen Zheyuan ke Indonesia pada Juni 2025 dan Esther Yu pada November 2025.
Kehadiran kedua bintang tersebut mendapatkan respons positif dari penggemar dan memicu interaksi digital serta perbincangan di media sosial. Tren tersebut menjadi modal bagi iQIYI untuk kembali membawa bintang C-Drama ke Indonesia.
Bagi industri streaming, langkah iQIYI menunjukkan bahwa perebutan pasar tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah katalog. Penguatan komunitas penggemar, popularitas aktor, serta kemampuan mengubah konsumsi konten digital menjadi pengalaman langsung menjadi bagian dari strategi mempertahankan pengguna.
Indonesia dengan basis pengguna internet dan budaya fandom yang kuat menawarkan ruang besar bagi strategi tersebut. Ketika sebuah drama tidak hanya ditonton tetapi juga memicu komunitas, percakapan media sosial dan pertemuan penggemar, nilai ekonomi sebuah konten dapat meluas jauh di luar layar.
Melalui iQIYI Starship 2026, iQIYI kembali menguji kekuatan fanbase C-Drama di Indonesia. Kehadiran Cheng Lei bukan sekadar agenda hiburan, tetapi juga menjadi upaya memperkuat hubungan platform dengan komunitas yang menjadi salah satu aset penting dalam persaingan bisnis streaming.




