Jumat, Mei 1, 2026

Lazada Tangkap Tren Belanja Premium, Kategori Kecantikan Jadi Mesin Pertumbuhan

Must Read

Perubahan perilaku konsumen mulai membentuk peta baru industri e-commerce nasional. Di tengah tekanan daya beli dan persaingan harga yang masih ketat, konsumen Indonesia justru menunjukkan kecenderungan belanja yang lebih selektif dengan fokus pada kualitas dan keaslian produk.

Lazada mencatat tren tersebut sepanjang kuartal I 2026. Platform e-commerce ini membukukan pertumbuhan penjualan hampir 50% secara tahunan, didorong oleh peningkatan transaksi pada produk bernilai lebih tinggi, terutama di segmen premium.

Kenaikan ini memperlihatkan adanya perubahan orientasi konsumen dari sekadar mencari harga termurah menjadi mempertimbangkan nilai guna dan manfaat jangka panjang dari produk yang dibeli.

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, mengatakan transformasi perilaku konsumen ini menjadi sinyal bahwa ekosistem belanja digital semakin berkembang ke arah yang lebih matang.

“Pelanggan tidak lagi semata berorientasi pada harga murah, tetapi semakin mempertimbangkan manfaat jangka panjang dari produk yang mereka beli. Melalui ekosistem tepercaya seperti LazMall dengan jaminan produk autentik dan berkualitas, kami ingin membantu pelanggan mengakses produk bernilai lebih tinggi dan premium secara lebih mudah dan cerdas,” ujar Amelia.

Salah satu sektor yang paling diuntungkan dari perubahan ini adalah kategori kecantikan. Segmen tersebut menjadi kontributor penting pertumbuhan Lazada, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk skincare premium.

Brand skincare asal Korea Selatan, Laneige, menjadi salah satu contoh bagaimana produk premium semakin diterima pasar digital Indonesia. Dalam momentum Ramadan pada kuartal pertama tahun ini, Laneige mencatat lonjakan penjualan hingga 20 kali lipat dibandingkan hari biasa.

Brand General Manager Laneige Indonesia, Amanda Tiffany Karta, menilai kanal digital kini menjadi medium penting bagi penetrasi produk premium karena konsumen semakin percaya terhadap kualitas layanan dan jaminan autentikasi produk.

“Kami melihat pelanggan semakin mengutamakan kualitas dan bersedia berinvestasi pada produk skincare yang relevan untuk kebutuhan mereka. Melalui kemitraan dengan Lazada, kami dapat menghadirkan akses yang lebih mudah ke produk Laneige yang autentik, sekaligus memberikan nilai tambah melalui penawaran eksklusif,” jelas Amanda.

Di tengah tren ini, platform e-commerce juga dituntut memperkuat pengalaman pelanggan. Persaingan kini tidak lagi hanya soal diskon, tetapi bagaimana platform membantu konsumen membuat keputusan pembelian yang lebih tepat.

Lazada mengandalkan fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Lazzie untuk memberikan rekomendasi produk yang lebih personal. Selain itu, program loyalitas Lazada Membership juga diperkuat dengan berbagai insentif, mulai dari voucher eksklusif, layanan prioritas, hingga fasilitas pengembalian gratis selama 60 hari.

Menurut Amelia, tren belanja produk premium menjadi peluang strategis bagi brand untuk membangun loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.

“Kehadiran brand ternama seperti Laneige di LazMall menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi, mulai dari jaminan keaslian produk, aktivasi promosi, hingga edukasi yang membantu pelanggan memahami manfaat produk premium yang mereka pilih,” tutupnya.

Pergeseran pola konsumsi ini menegaskan bahwa pasar e-commerce Indonesia mulai bergerak ke fase baru: bukan lagi sekadar perang harga, melainkan kompetisi membangun kepercayaan dan menghadirkan nilai tambah bagi konsumen.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Buyback Saham Dimulai, BCA Tegaskan Kepercayaan pada Fundamental Bisnis

PT Bank Central Asia resmi memulai program pembelian kembali (buyback) saham sejak 28 April 2026 sebagai bagian dari strategi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img