Kamis, April 23, 2026

Pendapatan Kresna Graha Investama Naik 200 Persen di Kuartal III/2017

Must Read

Moneter.co.id – PT  Kresna Graha Investama Tbk (KREN) berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 597,34
miliar atau lebih dari 200% pada kuartal III/2017. Pencapaian ini naik dibandingkan
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 197,34 miliar.

Berdasarkan informasi
yang disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (15/11) lonjakan
pendapatan ini bersumber dari kenaikan keuntungan perdagangan efek dari Rp
153,47 miliar menjadi Rp 342,18 miliar atau naik 122,95% yoy.

Selain itu,
Kresna Graha juga mendapat pendapatan tambahan dari penjualan voucher elektronik
yang berkontribusi 30,45% dari total pendapatan perusahaan. Lonjakan pendapatan
diikuti kenaikan beban usaha.

Pada kuartal
ketiga ini, jumlah beban usaha melompat 217,63% yoy menjadi Rp 299,28 miliar
dari sebelumnya Rp 94,22 miliar. Meski begitu, emiten sektor keuangan ini masih
membukukan pertumbuhan laba. KREN berhasil mengantongi laba bersih sebesar Rp
289,16 miliar, naik 177,58% yoy dari sebelumnya Rp 104,17 miliar.

Perseroan belum lama ini
mengungkapkan, telah mengantongi tiga daftar anak usaha yang akan go public. Satu diantaranya ditargetkan
tercatat di salah satu bursa saham di New York pada semester I-2018.

Direktur
Utama KREN, Michael Steven mengatakan, rencana initial pubic offering (IPO) atau pencatatan saham perdana tiga
anak usaha perusahaan. Dua diantaranya bergerak di sektor digital sedangkan
satu lainnya adalah penyedia jasa finansial.

”Satu mau
proses listing di luar negeri. Sektor bisnis digital startup. Nanti akan
tercatat di salah satu bursa di New York, ” ujar Michael.

Disebutkan Michael, pilihan jatuh pada bursa saham asing karena memang anak usaha yang
akan go public merupakan perusahaan
asing asal salah satu negara Asean.

Sementara
itu, lanjut Michael dua anak usaha lainnya juga mengantri untuk bisa melantai
di bursa efek dalam negeri. Salah satunya disebut Michael sebagai salah satu
perusahaan life insurance.  “Asetnya
masih berkembang, saham yang dilepas sekitar 10%-20%,” pungkasnya. (HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Seleksi Dirut PAW TVRI Dibuka, Publik Diminta Ikut Awasi Prosesnya

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI membuka seleksi untuk mengisi posisi Direktur Utama Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2023–2028. Proses...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img