PRISM, perusahaan induk OYO, memperluas strategi bisnisnya di sektor hospitality Indonesia dengan mendorong pengembangan hotel full-service di sejumlah destinasi wisata dan kota berkembang. Langkah ini ditempuh untuk menangkap perubahan pola permintaan wisatawan yang kini semakin mengutamakan pengalaman menginap yang terintegrasi.
Di tengah pemulihan sektor pariwisata dan meningkatnya mobilitas wisatawan, perseroan melihat fasilitas pendukung seperti restoran, bar, area rekreasi, hingga kolam renang menjadi faktor penting dalam keputusan pelanggan memilih akomodasi. Karena itu, PRISM memperkuat model layanan yang tidak hanya berfokus pada kamar, tetapi juga pengalaman secara menyeluruh.
Country Head PRISM Indonesia Hendro Tan mengatakan, kebutuhan wisatawan modern telah berkembang jauh melampaui fungsi dasar penginapan.
“Kami melihat bahwa pengalaman menginap kini semakin menyeluruh. Oleh karena itu, kami menghadirkan konsep full-service hotel yang mengintegrasikan akomodasi dengan fasilitas pendukung. Model self-operated memungkinkan kami menjaga standar kualitas secara end-to-end, sehingga pengalaman yang dirasakan pelanggan menjadi lebih utuh dan konsisten,” ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, PRISM juga mengembangkan fasilitas restoran yang dikelola secara mandiri. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Jaen Resto & Bar yang berada di Hotel Palette Legian, Bali. Kehadiran restoran ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem layanan sekaligus menambah nilai ekonomi bagi properti hotel.
Dengan pendekatan self-operated, perusahaan memiliki kontrol yang lebih besar atas kualitas produk dan layanan, mulai dari konsep restoran, pemilihan menu, hingga standar pelayanan kepada tamu. Strategi ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi brand, terutama di destinasi wisata premium seperti Bali.
Ke depan, PRISM akan terus memperluas portofolio hotel full-service melalui brand premium seperti Sunday dan Palette. Fokus ekspansi diarahkan ke wilayah dengan potensi pertumbuhan pariwisata yang tinggi, sejalan dengan upaya meningkatkan daya saing sektor hospitality nasional.
Perseroan optimistis penguatan model layanan terintegrasi tersebut dapat membuka peluang pertumbuhan bisnis baru, sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mendorong kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.




