Rabu, September 23, 2026

Schneider Electric Dorong Modernisasi Jaringan Listrik dan Transisi Teknologi Bebas SF₆ di Enlit Asia 2026

Must Read

Schneider Electric menampilkan berbagai solusi untuk mendukung modernisasi sistem kelistrikan yang lebih berkelanjutan, andal, dan terdigitalisasi dalam ajang Enlit Asia 2026 yang berlangsung pada 22–24 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Mengusung tema “Powering the Intelligent Grid”, perusahaan menyoroti percepatan penggunaan teknologi tegangan menengah (medium voltage/MV) bebas sulfur heksafluorida (SF₆), sekaligus memperkenalkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan jaringan listrik mulai dari pembangkitan, transmisi hingga distribusi.

Hery Saputra, Business Vice President Power Systems Schneider Electric Indonesia, mengatakan modernisasi jaringan listrik menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung transisi energi Indonesia, seiring bertambahnya kapasitas pembangkit dan integrasi energi terbarukan.

“Dengan misi Advancing Energy Tech, Schneider Electric terus mendorong elektrifikasi, digitalisasi, dan otomasi untuk membantu sektor utilitas membangun sistem kelistrikan yang lebih andal, efisien, berkelanjutan dan siap menghadapi kebutuhan energi yang terus berkembang,” ujarnya.

Dalam gelaran tersebut, Schneider Electric juga mengumumkan white paper terbaru IDC berjudul SF₆-Free MV Switchgear: Industry Readiness, Decision Drivers, and the Way Forward. Studi terhadap 700 pengambil keputusan infrastruktur tegangan menengah di tujuh kawasan menunjukkan bahwa adopsi teknologi bebas SF₆ terus berkembang.

Di Asia Tenggara, sebanyak 21 persen organisasi disebut telah mulai beralih ke teknologi bebas SF₆, sementara 39 persen berencana melakukan transisi dalam dua tahun ke depan. IDC mencatat, kesiapan teknologi menjadi salah satu pertimbangan utama dengan 59 persen responden menganggapnya penting, sementara keterbatasan finansial disebut oleh 47 persen responden dan stabilitas rantai pasok oleh 44 persen responden sebagai tantangan.

Schneider Electric turut memperkenalkan portofolio AirSeT melalui kampanye “Breathe Easy with AirSeT”. Teknologi switchgear tegangan menengah tersebut menggunakan Pure Air atau udara murni sebagai media isolasi dan teknologi vakum untuk pemutusan arus listrik, sehingga tidak membutuhkan SF₆ maupun campuran gas alternatif. Di Enlit Asia 2026, perusahaan menampilkan SM AirSeT dan RM AirSeT. SM AirSeT juga diproduksi di fasilitas Schneider Electric di Cikarang untuk mendukung pelanggan di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.

Selain teknologi bebas SF₆, Schneider Electric menghadirkan berbagai solusi digital untuk mendukung sistem kelistrikan yang lebih cerdas, termasuk MCSeT with EvoPacT HVX, EcoStruxure ADMS, EcoStruxure DERMS, serta rangkaian PowerLogic. Perusahaan juga menawarkan layanan EcoConsult, EcoCare, dan EcoFit yang mencakup konsultasi pengelolaan aset, pemantauan dan pemeliharaan berbasis kondisi, hingga modernisasi peralatan dan dukungan terhadap sirkularitas. Berbagai solusi tersebut ditampilkan di booth Schneider Electric, Hall 5, booth #501, selama Enlit Asia 2026.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Huawei Perkuat Ekosistem Mitra, Targetkan Adopsi AI dalam Skala Besar

Huawei memperkenalkan SCALE, sistem dukungan baru bagi mitra untuk mempercepat penerapan kecerdasan buatan (AI) di berbagai industri. Sistem tersebut diumumkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img