Rabu, September 23, 2026

Huawei Perkuat Ekosistem Mitra, Targetkan Adopsi AI dalam Skala Besar

Must Read

Huawei memperkenalkan SCALE, sistem dukungan baru bagi mitra untuk mempercepat penerapan kecerdasan buatan (AI) di berbagai industri.

Sistem tersebut diumumkan Leo Chen, Senior Vice President & President, Enterprise Sales, Huawei, dalam presentasi bertajuk “Scaling All Intelligence for Industry Success” di ajang HUAWEI CONNECT 2026. Melalui SCALE, Huawei membekali mitra dengan berbagai kapabilitas untuk membantu pelanggan mengembangkan transformasi cerdas, dari proyek percontohan hingga penerapan AI dalam skala besar.

Leo Chen mengatakan Huawei ingin memperkuat sistem kolaborasi “Huawei + Partners” yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Menurutnya, dukungan tersebut memungkinkan mitra mengoptimalkan keunggulan masing-masing dan membantu pelanggan beralih dari sekadar membangun infrastruktur komputasi menuju penerapan teknologi cerdas. “Huawei berkomitmen mengembangkan sistem kolaborasi ‘Huawei + Partners’ yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami ingin membantu mitra menangani kebutuhan pelanggan secara lebih efisien sekaligus mendorong penerapan AI dalam skala besar,” ujarnya.

Dalam pengembangan proyek industri cerdas, Huawei mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi mitra, mulai dari pengembangan solusi, integrasi dan verifikasi, implementasi, operasional dan pemeliharaan (O&M), hingga kolaborasi sistem. SCALE dirancang untuk menjawab tantangan tersebut melalui dukungan berbasis Scenario-based Solutions, Co-innovation, Aligned Marketing, Local Services, Consistent Quality, serta Efficient Collaboration. Dukungan tersebut mencakup proses pengembangan dan verifikasi solusi hingga implementasi serta operasional.

Pada aspek Scenario-based Solutions, Huawei menyediakan produk fondasi AI yang terbuka dan mudah diintegrasikan, mencakup komputasi, penyimpanan data, jaringan, keamanan, serta perlindungan data. Produk seperti SMECE dan DCS AI Solution digunakan mitra untuk mengembangkan lebih dari 100 solusi berbasis skenario di delapan industri. Sementara melalui Co-innovation, Huawei menyediakan arsitektur referensi untuk 48 skenario penting serta lingkungan pengembangan dan verifikasi melalui OpenLab berbasis cloud guna membantu mitra mempercepat integrasi dan pengujian solusi.

Untuk memperluas jangkauan solusi, Huawei juga menyediakan dukungan Aligned Marketing melalui kapabilitas Market-to-Lead (MTL), peluncuran solusi bersama mitra, hingga pembangunan showcase industri bersama pelanggan. Secara global, Huawei bersama mitra telah membangun lebih dari 130 showcase bersama pelanggan. Di sisi layanan, Huawei menyediakan O3 Partner Service Enablement Platform serta program pengembangan dan sertifikasi yang dalam tiga tahun terakhir telah membantu mengembangkan lebih dari 50.000 tenaga profesional AI.

Sementara itu, Efficient Collaboration didukung melalui platform HUAWEI eFly dan HUAWEI ePartner yang memungkinkan mitra mengakses berbagai proses, data pemasaran, transaksi, layanan, dokumentasi, perangkat, hingga alat konfigurasi berbantuan AI. Melalui ekosistem tersebut, Huawei menargetkan praktik-praktik penerapan AI yang telah teruji dapat diperluas ke lebih banyak industri. Chen menilai penerapan teknologi cerdas dalam skala besar dapat membuka peluang bagi perusahaan dan memperluas manfaat AI bagi organisasi serta masyarakat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Schneider Electric Dorong Modernisasi Jaringan Listrik dan Transisi Teknologi Bebas SF₆ di Enlit Asia 2026

Schneider Electric menampilkan berbagai solusi untuk mendukung modernisasi sistem kelistrikan yang lebih berkelanjutan, andal, dan terdigitalisasi dalam ajang Enlit...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img