Senin, Mei 4, 2026

Strategi Monetisasi Aset Dongkrak Kinerja APLN, Laba Bersih Tembus Rp513,8 Miliar

Must Read

Strategi daur ulang aset yang dijalankan PT Agung Podomoro Land Tbk mulai membuahkan hasil. Pada kuartal I-2026, emiten properti berkode saham APLN itu sukses mencatat lonjakan pendapatan sekaligus membalikkan posisi rugi menjadi laba, ditopang pelepasan aset strategis dan penjualan proyek-proyek unggulan.

Berdasarkan laporan kinerja perseroan, penjualan dan pendapatan usaha APLN mencapai Rp2,9 triliun hingga akhir Maret 2026, melesat 232% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp874,5 miliar.

Lonjakan topline tersebut berdampak langsung terhadap laba bersih. Perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp513,8 miliar, berbalik tajam dari rugi Rp55,6 miliar pada kuartal I-2025.

Corporate Secretary APLN, Justini Omas, mengungkapkan salah satu katalis utama pertumbuhan kinerja adalah divestasi kepemilikan perseroan atas Deli Park Mall di Medan kepada investor asal Jepang.

Menurutnya, transaksi tersebut mencerminkan tingginya valuasi aset properti yang dikembangkan perseroan. “Kami bersyukur aset-aset yang dibangun APLN memberikan nilai yang tinggi, sehingga dihargai premium oleh para investor. Divestasi Deli Park Mall Medan kepada investor Jepang menjadi bukti bahwa properti yang dibangun APLN nilainya terus meningkat,” ujar Justini.

Dari sisi operasional, pengakuan penjualan tercatat sebesar Rp2,6 triliun atau tumbuh 360% dibandingkan Rp574,4 miliar pada kuartal I tahun lalu. Pertumbuhan agresif ini menunjukkan penjualan proyek residensial dan komersial masih menjadi tulang punggung bisnis perseroan.

Di sisi lain, pendapatan berulang (recurring income) tercatat Rp260,2 miliar, turun 13% dibandingkan Rp300,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan itu dinilai wajar karena adanya perubahan komposisi aset pascadivestasi.

Manajemen menegaskan monetisasi aset matang tetap akan menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Sejak 2017, APLN konsisten menjalankan strategi optimalisasi portofolio untuk menjaga likuiditas sekaligus membuka peluang ekspansi baru.

“Capaian ini merupakan bukti nyata dari konsistensi kami dalam menjalankan strategi yang terukur, baik melalui optimalisasi portofolio aset maupun penguatan kinerja operasional. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga memastikan fundamental bisnis tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelas Justini.

Ke depan, APLN akan menjaga laju pertumbuhan dengan mengombinasikan peluncuran proyek baru, optimalisasi aset eksisting, dan peningkatan kontribusi recurring income sebagai penopang stabilitas pendapatan.

“Kami terus mengambil inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan penjualan properti dari proyek-proyek unggulan. Dengan portofolio proyek yang kuat, pengalaman panjang di industri, serta strategi yang solid, adaptif dan terukur kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif ini sampai akhir tahun,” tutup Justini.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Citi Indonesia Cetak Laba Rp2,8 Triliun pada 2025, Bisnis Korporasi Jadi Motor Pertumbuhan

Citibank N.A. Indonesia (Citi Indonesia) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif. Bank asing tersebut membukukan laba bersih Rp2,8...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img