Minggu, April 19, 2026

Syailendra Capital Raup Rp 11 Triliun dari AUM

Must Read

Moneter.co.id – Perusahaan manajer investasi, PT
Syailendra Capital membukukan total
dana kelolaan (
asset under management/AUM) mencapai Rp11 triliun hingga
November 2017. Nilai ini melampaui target tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp9
triliun.

Direktur Syailendra Capital Gunanta Afrima
mengatakan, pihaknya telah bekerja keras sejak awal tahun dan terbukti berhasil
melampaui target untuk tahun ini.

Menurutnya dana kelolaan masih bisa
bertambah Rp1 hingga Rp1,5 triliun, sehingga totalnya bisa melampaui Rp12
triliun untuk tahun ini.  “Kami akan meluncurkan hingga tiga produk
fund baru dalam waktu dekat. Biasanya korporasi masih akan mencari produk
proteksi untuk menggenjot kinerja laporan keuangan korporasi,” ujar
Gunanta, Sabtu (11/11).

Gunanta menjelaskan, porsi terbesar dari dana kelolaan
di produk saham (equity) dibandingkan pendapatan tetap (fixed income) dan pasar
uang. Namun terjadi perubahan secara komposisi untuk equity yang saat ini
porsinya sebesar 28%, dari sebelumnya sebesar 34% di tahun lalu. 

Perubahan tersebut akibat kenaikan pada produk
fixed income yang lebih banyak dicari akibat kinerja pasar modal yang baru
terjadi di semester dua tahun ini. Sehingga nasabah lebih memilih main aman
dengan menempatkan dana di produk fixed income atau pasar uang. 

“Total porsi fixed income dan pasar uang
mencapai 25%. Pertumbuhannya didorong penempatan dana perbankan yang mencari
return akibat penyaluran kredit masih relatif lambat. Sedangkan apabila ditaruh
di pasar uang antar bank tidak terlalu menguntungkan bunganya,” jelasnya.

Gunanta menargetkan pertumbuhan dana kelolaan
tahun depan di kisaran 20%. Hal tersebut berkaca pada pertumbuhan sepanjang
lima tahun terakhir di level 22%. “Target tahun depan 20% karena
pertumbuhan kita 22% kurun waktu lima tahun terakhir,” kata Gunanta.

Pihanya juga akan melakukan strategi kembangkan
produk reksa dana pasif karena trennya ke arah sana. Produknya bisa berupa
reksadana indeks saham dan exchange traded fund (ETF). Hal itu juga sudah
dilakukan manajer investasi lain. “Kita lihat Indopremier sudah spesialis
di ETF, kita juga akan arahkan ke reksa dana pasif,” katanya.

Selain itu, Syailendra juga sedang menggodok 1-3
produk reksa dana syariah. Sampai saat ini sudah ada reksa dana syariah
properti dan JII reksa dana syariah. “Tahun depan awal kita sudah
keluarkan reksa dana syariah yang baru,” pungkas Gunanta. (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Angel Pieters Rilis Garis Tangan, Single Terbaru Tentang Keikhlasan Melepas Seseorang

Angel Pieters hari ini secara resmi merilis single terbarunya, “Garis Tangan” sebuah karya lagu yang dipercaya menyimpan cerita tentang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img