Sabtu, Juli 18, 2026

Saham

Arwana Citramulia bagikan dividen tunai Rp217,67 miliar dari laba bersih 2020

Moneter.id – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp 30 per lembar saham atau setara Rp 217,67 miliar dari laba bersih tahun buku 2020 kepada pemegang saham. Dividen ini sekitar 67 persen dari total laba bersih yang diraih ARNA sepanjang...

UNIQ jadi emiten jasa pertambangan pertama melantai di bursa dengan e-IPO

Moneter.id – PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) resmi menjadi perusahaan tercatat pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau IPO secara elektronik (e-IPO). Perusahaan jasa pertambangan tersebut menargetkan dapat meraih sekitar 300 juta lembar saham baru atau setara...

Kata OJK, pemegang saham pengendali bank harus tingkatkan modal inti

Moneter.id - Pemilik bank alias pemegang saham pengendali (PSP) harus memiliki komitmen untuk mendukung keuangan bank dalam meningkatkan modal inti.Demikian disampaikan Anggota Dewan Komisioner yang juga Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana dalam diskusi Infobank Konsolidasi dan Peran Pemilik Perbankan...

Berhembus kabar Kaesang Pangarep jadi investor Bali United, Ini tanggapan BOLA

Moneter.id – Dikabarkan bahwa Kaesang Pangarep menjadi  salah satu investor emiten pemilik klub sepak bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA). Sehingga, dalam beberapa waktu terakhir saham BOLA melesat setelah muncul kabar bahwa putra dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menjadi investor emiten tersebut.Kata Sekretaris Perusahaan...

Gudang Garam guyur anak usaha Rp1 triliun

Moneter.id – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menambah modal bisnis anak usaha PT Surya Dhoho Investama (SDI) senilai Rp 1 triliun. Suntikan modal dilakukan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan bandar udara terpadu di Kediri, Jawa Timur. SDI merupakan anak usaha Gudang Garam selaku pengelola bandar...

Summarecon Agung Berencana Gelar Rights Issue dengan Menerbitkan Maksimal 3,6 Miliar Saham

Moneter.id – Emiten properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berencana melangsungkan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan maksimal 3,6 miliar saham atau setara 25% dari modal disetor. “Untuk melancarkan rights issue tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang...

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di Bali United Jadi 26,81 Persen

Moneter.id – Pieter Tanuri menambah porsi kepemilikan saham pada emiten pemilik klub sepak bola, Bali United FC, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) dari 1,58 miliar (26,41%) menjadi 1,60 miliar unit (26,81%)."Pembelian saham BOLA oleh Pieter dilakukan sejak 2 Februari 2021 hingga 10 Februari 2021,"...

Bank Neo Commerce Bakal Lepas 832.724.404 Lembar Saham Lewat ‘Rights Issue’

Moneter.id – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) berencana mencari permodalan melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue ke IV dengan menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp300 per lembar saham. “Melalui right issue itu perseroan akan melepas 832.724.404 lembar...

19 Persen Saham PT Matahari Putra Prima Dikuasai Anak Usaha BUMN Asal Singapura

Moneter.id – Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Singapura, Temasek Holding Limited melalui anak usaha Anderson Invesment menguasai sebanyak 1.402.947.000 atau setara 19% kepemilikan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) pada tanggal 26 Januari 2021. “Telah terjadi transaksi tutup sendiri atau crossing sebanyak 1.402.947.000 lembar saham atau 19% MPPA...

FREN Akan Rights Issue Rp7 Miliar Saham Seri C

Moneter.id - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas IV (PUB IV), melalui Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 7 miliar saham seri C bernominal Rp100 per lembar. Rencananya, pelaksanaan aksi korporasi itu berlangsung dalam rentang 12...
- Advertisement -spot_img

Latest News

PMI-BI Triwulan II 2026 Capai 51,43%, Industri Pengolahan Tetap Ekspansif

Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan tetap menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. Hal tersebut...
- Advertisement -spot_img