Jumat, Maret 13, 2026

Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Menguat, Bea Keluar 5 Persen

Must Read

Moneter.co.id – Setelah
memperhatikan berbagai rekomendasi, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI
menetapkan harga referensi produk
Crude Palm
Oil
(CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode bulan Desember 2017
sebesar USD 742,94/MT. Harga referensi tersebut menguat sebesar USD 3,35 atau
0,45% dari periode bulan November 2017 yaitu USD 739,59/MT.

“Saat ini
harga referensi CPO menguat, namun masih tetap berada pada level di bawah 750
USD. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK untuk CPO sebesar USD 0/MT untuk
periode Desember 2017,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri
Kemendag, Oke Nurwan di Jakarta, Selasa (27/11).

Penetapan ini
tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 88 Tahun 2017 tentang
Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang
Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk
bulan Desember 2017 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan
Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/MT. Nilai tersebut sama
dengan BK CPO untuk periode bulan November 2017 sebesar USD 0/MT.

Sementara
itu, harga referensi biji kakao pada bulan Desember 2017 mengalami penguatan
sebesar USD 86,25 atau 4,22%, yaitu dari USD 2.044,86/MT menjadi USD
2.131,11/MT.

Hal ini
berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga mengalami penguatan USD 84
atau 4,75% dari USD 1.769/MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD 1.853/MT
pada bulan Desember 2017.

Penguatan
harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan oleh meningkatnya harga
internasional. Penguatan ini tidak berdampak pada BK biji Kakao yang tetap 5%.
Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri
Keuangan No.13/PMK.010/2017.

Untuk HPE dan
BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode
bulan sebelumnya. (TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BTN Siapkan Rp23,18 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Lebaran 2026

PT Bank Tabungan Negara Tbk atau Bank Tabungan Negara (BBTN) menyiapkan dana tunai sebesar Rp23,18 triliun guna memastikan kebutuhan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img