Moneter.co.id – Bank CIMB
Niaga Tbk (BNGA) siap melakukan pembayaran bunga ke-5 senilai Rp11,57 miliar untuk
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2016 yang akan jatuh tempo pada 3
Februari 2017 lalu.
Head of Strategy & Investor Relations CIMB Niaga Mulyawan Gani
mengatakan bunga itu terdiri untuk pembayaran bunga seri B sebesar Rp7,72
miliar dan seri C sebesar Rp3,75 miliar. Seperti diketahui Obligasi Seri B
memiliki nilai pokok Rp386 miliar dengan bunga 8,00% per tahun dan seri C
memiliki nilai pokok Rp182 miliar dengan bunga 8,25% per tahun.
Di samping itu, kata Gani,
dalam waktu dekat perseroan akan menggelar aksi korporasi berupa penerbitan
surat utang. “Rencananya, perseroan akan merilis obligasi berkelanjutan II
tahap III tahun 2017 dengan nilai pokok senilai Rp2 triliun,” ujarnya, Rabu
(10/01)
Sementara, Manajemen
perusahaan mengatakan penerbitan surat utang ini merupakan bagian dari
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi II senilai Rp8 triliun.
Surat utang ini terbagi
atas tiga seri yakni seri A dengan jumlah pokok Rp500 miliar berbunga 6,20% per
tahun dan jangka waktu 370 hari.
Kemudian,
seri B memiliki jumlah pokok Rp657 miliar dengan bunga 7,50% per tahun dengan
jangka waktu 3 tahun serta seri C dengan pokok Rp843 miliar dengan bunga 7,75%
dan berjangka 5 tahun.
Lembaga pemeringkat efek,
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat AAA untuk surat
utang ini.
Bertindak
sebagai penjamin pelaksana emisi, perseroan sudah menunjuk PT BCA Sekuritas,
CIMB Sekuritas Indonesia, dan Danareksa Sekuritas dengan wali amanat Bank
Permata.
Masa penawaran Obligasi
dilakukan 27 dan 30 Oktober 2017 dengan pencatatan di BEI pada 3 November 2017.
Rencananya, dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk pembiayaan
ekspansi kredit perseroan.
(HAP)




