Senin, Januari 26, 2026

Ekspor Suzuki Naik di Semester I/2018

Must Read

Moneter.id – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki makin giat melakukan berbagai persiapan guna melampaui target ekspor pada semester I/2018.

Hady Surjono Halim, Department Head of
Export PT Suzuki Indomobil Motor
(SIM) memaparkan, pada semester I/2018 ini Suzuki berhasil mencetak nilai
ekspor yang positif. Hal ini terbukti dari kenaikan nilai ekspor baik roda
empat dan roda dua.

“Kami berharap Suzuki dapat mempertahankan keunggulannya di pasar ekspor dengan memanfaatkan
kesempatan emas ini
, ucap Hady,
Kamis (9/8).

Ekspor Suzuki di
pasar kendaraan
roda empat pada semester I/2018 Suzuki berhasil meningkat sebesar 11% dengan jumlah
31
.759 unit dibandingkan semester I/2017 sebanyak 28.251 unit.

Dengan jumlah tersebut, Suzuki
telah mengekspor produk-produk Suzuki ke 47 negara dan hampir memenuhi
target  ke 51 negara tujuan ekspor Suzuki
selama tahun 2018 yang meliputi Thailand, Filipina, Vietnam, Pakistan, Chile,
Peru, Bolivia, Kostarika, Honduras, Kolombia, Panama
, dll.

Ekspor Suzuki yang terdiri dari mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (Completely Knock Down/CKD)
tetap

menunjukkan tren positif sepanjang tahun 201
8 ini. Terbukti raihan ekspor mobil utuh (CBU) melejit sebesar 13,8 % menjadi 14.479 unit pada
2018,  dibandingkan dengan 2017 yang
hanya sebanyak 12.723 unit.
Sedangkan ekspor
kendaraan dalam bentuk
terurai (CKD) Suzuki juga naik tajam, sebesar 11,3 % menjadi
17.280 unit dari 15.528 unit.

Dari ekspor CBU,
Suzuki APV menjadi model yang paling banyak diekspor, yakni sebanyak 8.080 unit
pada semester pertama 2018. Akan tetapi dari ekspor CBU, Suzuki New Ertiga
mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 37 % pada semester I/2018.

Jika semester I/2017 Suzuki
berhasil mengekspor
Suzuki New Ertiga sebanyak 4.671 unit, kali ini ekspor Suzuki New Ertiga menyentuh 6.399 unit pada semester pertama 2018,” ujar Hady.

Dari total
keseluruhan ekspor,
Suzuki New Ertiga pada
semester
I/2018 berkontribusi sebesar 25,5 %
Setelah
Suzuki All New Ertiga diluncurkan secara
global pada bulan April lalu, rencananya Suzuki akan mengekspor
Suzuki All New Ertiga ke 29 negara mulai bulan September 2018
sesuai dengan arahan dari Suzuki Motor Corporation
(SMC).

Sedangkan untuk ekspor CKD, Suzuki Karimun Wagor R mencetak
lonjakan tertinggi hingga 35 % pada semester I/2018 sebanyak 14.640 unit.

Seiring dengan tumbuhnya ekspor, kebutuhan akan
ekspor
komponen untuk fasilitas
manufaktur Suzuki diluar negari
juga naikPada
semester I/2018
ini, kenaikannya sebesar 6 % yaitu sebanyak 246.232 pcs dibanding tahun lalu yang hanya 232.439 pcs. Tercatat sebanyak
91 distributor Suzuki di global menjadi tujuan ekspor
komponen yang mencakup 78 negara.

Sementara, pada pasar ekspor
roda dua, lagi-lagi performa Suzuki lebih unggul dari tahun sebelumnya, dimana
kontribusi ekspor Suzuki roda dua melejit hingga 28
,5 % pada semester I/2018 dengan jumlah 72.286 unit ke 36
negara
dari target 38 negara.

Kontribusi terbesar produk ekspor sepeda motor diraih oleh Suzuki New Satria sebesar 15.720 unit yang tumbuh 424 % dibanding semester
I/2017

sebesar 3.
000 unit. Kemudian disusul oleh GSX-R150 dengan total penjualan sebanyak 3.227 unit atau naik sebesar 106 % dibandingkan semester I/2017
yang hanya 1.568 unit
.

“Ekspor komponen
secara keseluruhan berhasil tumbuh hingga 3 % yaitu sebanyak 46.920 pcs
dibandingkan dengan semester I/2017 yang hanya 45.480 pcs,” pungkasnya.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img