Moneter.id – PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mencatatkan
obligasi berkelanjutan I tahap I Tahun 2018 senilai Rp750 miliar di Bursa Efek
Indonesia (BEI).
Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin menyampaikan dana
hasil penerbitan obligasi akan dipergunakan untuk memaksimalkan pembangunan
infrastruktur bandara-bandara yang dikelola perusahaan.
“Fokus AP II saat ini memang cukup besar di area pengembangan
infrastruktur bandara,” ujarnya di Jakarta, Kamis (13/12).
Awaluddin mengemukakan obligasi itu terdiri dari dua seri, seri A senilai
Rp200 miliar bertenor tiga tahun, dengan kisaran tingkat bunga sebesar 8,65%
per tahun. Dan seri B senilai Rp550 miliar bertenor lima tahun dengan
kisaran tingkat bunga tetap sebesar 8,95% per tahun.
Saat ini, Muhammad Awaluddin mengemukakan, pihaknya mengelola 15 bandara
dan pada tahun depan sudah terdapat empat bandara baru yang masuk dalam pipeline. “Dan kemungkinan di
akhir tahun 2019 nanti akan menjadi sekitar 20 bandara,” paparnya.
Awaluddin menyampaikan, pihaknya akan mengalokasikan dana sekitar Rp11
triliun hingga Rp12 triliun pada 2019 salah satunya untuk mendukung
rencana perseroan itu.
“Fokusnya memang di pengembangan usaha kebandarudaraan, kemudian
pemeliharaan infrastruktur, dan ketiga adalah pengembangan bisnis-bisnis baru
yang memiliki potensi cukup besar,” katanya.




