Senin, Maret 2, 2026

OYO, Resmi Buka Layanan di Kota Kembang

Must Read

Moneter.id – OYO, jaringan hotel berbasis teknologi asal India resmi membuka
layanan di Bandung, Jawa Barat. Di Kota Kembang ini OYO telah memiliki 15 hotel
(lebih dari 610 kamar eksklusif) hanya dalam dua bulan

“Pembukaan layanan di Kota Bandung ini merupakan bagian
dari target OYO Hotels untuk memperluas jaringan ke lebih dari 100 kota di
Indonesia pada akhir 2019,” kata Country Head OYO Indonesia, Rishabh
Gupta, Kamis (17/1).

Gupta mengatakan dengan hadir di Bandung, OYO Hotels
menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi namun terjangkau bagi para
traveller Indonesia.

Menurut dia, tingginya animo wisatawan yang berkunjung ke
Bandung berdampak pada permintaan kamar hotel yang tak hanya dirasakan oleh
hotel kelas atas dan menengah, namun juga di segmen hotel budget lokal.

“Untuk memaksimalkan peluang pasar yang disebabkan
tingginya permintaan dari para wisatawan, hotel budget lokal kerap menghadapi
berbagai tantangan terutama standarisasi fasilitas, kualitas pelayanan dan
strategi pemasaran untuk bersaing dengan hotel-hotel besar,” kata Gupta.

Oleh karena itu, kata dia, OYO Hotels memainkan perannya
dalam membantu hotel budget lokal untuk mengatasi tantangan tersebut dan
membantu mereka melakukan transformasi layanan dan pelatihan staf untuk
menghadirkan pengalaman menginap berkualitas bagi para tamu.

Dia mengatakan ketika memesan layanan OYO
Hotels, para tamu mendapatkan jaminan akan fasilitas dan layanan
terstandarisasi di seluruh jaringan OYO Hotels.

“Setiap properti di jaringan OYO Hotels dilengkapi
dengan beberapa fitur utama seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur
yang bersih, Wifi gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang
higienis,” katanya.

“Selain menawarkan fasilitas berkelas, prioritas kami
adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau. Para tamu
bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline,
termasuk aplikasi OYO, website, atau call centre,” lanjut Rishabh Gupta.

Gupta mengatakan Bandung merupakan salah satu kota favorit di
Indonesia sebagai destinasi wisata dan setiap tahunnya, sekitar lima hingga
enam juta wisatawan mengunjungi Bandung.

Dan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa
Barat dijelaskan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat pada
November 2018 mencapai 60,30%.

Baik TPK hotel bintang maupun non bintang mengalami
peningkatan dan kedatangan tamu mancanegara melalui Bandara Husein Sastranegara
juga mencapai lebih dari 14 ribu orang.

“Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Kami
juga melatih staf hotel untuk mengidentifikasi kesenjangan layanan. Melalui
integrasi aplikasi OYO, manajer hotel dan keunggulan operasional, kami ingin
memberdayakan para pemilik hotel dengan memberikan pengalaman luar biasa pada
tamu,” kata dia.

“Kami berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Bandung
dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO,” lanjut Rishabh.

Sementara itu, Direktur Utama Capital 0 253 Topas Galeria
Hotel Bandung, Artwin Bunardi mengatakan sebelum bergabung dengan OYO Hotels,
tingkat hunian weekday di hotel yang dikelolanya hanya 15%.

Namun setelah bergabung dengan OYO Hotel, kata dia, tingkat
hunian weekday dihotelnya meningkat menjadi 60%.
“Kita baru live dengan OYO per Desember 2018,
sebelumnya okupansi kami belum stabil, terlebih kalau weekday,” tungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img