Moneter.id – Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN)
siap melunasi obligasi Berkelanjutan I Agung Podomoro Land Tahap II Tahun 2014
dengan jumlah pokok Rp750 miliar yang jatuh tempo pada 6 Juni 2019.
”Kami siap melakukan pelunasan sesuai jadwal yang
telah ditentukan. Untuk pembayarannya, kami menggunakan dana dari pinjaman bank
(refinancing),” kata Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Land, Noer
Indradjaja di Jakarta, Senin (20/05/2019).
Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2019, jumlah
liabilitas APLN mencapai Rp17,23 triliun. Nilai itu berkurang dari akhir 2018
sebesar Rp17,37 triliun.
Liabilitas jangka pendek sebesar Rp7,74 triliun,
bekurang dari sebelumnya Rp7,84 triliun. Liabilitas itu mencakup utang obligasi
senilai Rp1,29 triliun untuk jangka pendek, dan utang obligasi Rp4,21 triliun
di dalam pos liabilitas jangka panjang.
Adapun, Obligasi Berkelanjutan I Agung Podomoro Land
Tahap II Tahun 2014 dengan jumlah pokok Rp750 miliar memiliki bunga tetap
12,25% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun setelah penerbitan.
Tahun 2019, perusahaan juga memiliki Obligasi
Berkelanjutan I Agung Podomoro Land Tahap III Tahun 2014 yang jatuh tempo pada
19 Desember 2019. Nilai obligasi mencapai Rp451 miliar dengan bunga 12,5% per
tahun.




