Rabu, Januari 14, 2026

Sumbang PDB Nasional Hingga 19,62 Persen, Industri Masih Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional

Must Read

Moneter.id – Industri
pengolahan konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap struktur produk
domestik bruto (PDB) nasional
hingga
19,62 persen
pada triwulan III/2019. Sementara itu, laju industri
pengolahan tercatat tumbuh 4,15 persen secara tahunan (yoy).

 

“Kita
melihat industri pengolahan masih menjadi salah satu motor penggerak utama pada
pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
Kartasasmita di Jakarta, Selasa (5/11).

 

Badan
Pusat Statistik (BPS) melaporkan, berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi
Indonesia triwulan III
/2019,
sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha industri pengolahan
sebesar 0,86 persen. Sedangkan, di periode yang sama, pertumbuhan ekonomi berada
di angka 5,02 persen.

 

Pertumbuhan
5,02 persen tersebut, dinilai masih cukup baik di tengah kondisi ekonomi
regional yang mengalami ketidakpastian akibat perang dagang antara Amerika
Serikat dengan China. Indonesia masih cukup tahan menghadapi ketegangan perang
dua negara itu yang tercatat sebagai mitra dagang utama.

 

BPS
merinci, industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 8,33 persen (yoy), karena
didukung oleh peningkatan crude palm oil (CPO) yang sejalan dengan
konsumsi domestik CPO. Industri furnitur juga tercatat tumbuh 6,93 persen (yoy)
lantaran didorong meningkatnya permintaan dari luar negeri.

 

Menperin
Agus menegaskan, pihaknya tetap fokus untuk semakin meningkatkan daya saing industri
nasional agar bisa lebih kompetitif di kancah global. Oleh karena itu, berbagai
langkah strategis akan dijalankan untuk merevitalisasi industri manufaktur di
dalam negeri.

 

“Kami
terus memacu produktivitas industri kita supaya bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik
dan mengisi permintaan ekspor. Apalagi, Indonesia punya pasar yang sangat besar.
Ini yang menjadi potensi bagi kita,” tuturnya.

 

Kemudian,
kebijakan hilirisasi akan terus dijalankan guna meningkatkan nilai tambah bahan
baku dalam negeri. Upaya strategis ini dinilai memberikan efek berganda yang
luas bagi perekonomian, seperti pada peningkatan penyerapan tenaga kerja dan penerimaan
devisa dari ekspor.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img