Kamis, Maret 5, 2026

Kerugian TAXI Tembus Rp275,5 Miliar Periode 2019, Masih Rendah dari Tahun Sebelumnya

Must Read

Moneter.id – PT
Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) membukukan rugi bersih yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp275,5 miliar sepanjang 2019.  Angka ini  jauh lebih
rendah dibandingkan dengan tahun 2018 senilai Rp836,37 miliar.

“Perseroan juga mengalami kerugian per saham
dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2019 juga
berkurang sebesar 84,57% dari Rp389,81 per saham pada 2018 menjadi Rp60,11 per
saham pada 2019,” tulis perseroan dalam laporan keuangannya di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Dijelaskan, penurunan kerugian ini terjadi
seiring dengan berkurangnya liabilitas TAXI baik secara jangka pendek maupun
jangka panjang. Total liabilitas jangka pendek TAXI pada 2019 berada di angka
Rp720,97 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun 2018 senilai Rp1,6 triliun.

Perseroan berhasil mengurangi liabilitas jangka
pendek dengan melunasi penuh pinjaman berbentuk utang bank senilai Rp442,5
miliar. Selain itu, utang obligasi juga telah dibayarkan sebagian sehingga
berkurang menjadi Rp578,94 miliar dari sebelumnya Rp1 triliun pada 2018.

Selain itu, angka utang lain-lain dari pihak
ketiga juga berkurang dari Rp33,09 miliar pada 2018 menjadi Rp21,32 miliar.

Adapun kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi atau capital expenditure (capex) juga melonjak sebesar 147%
dari Rp13,27 miliar pada 2018 menjadi senilai Rp208,34 miliar pada 2019.

Sementara itu, total liabilitas jangka
panjang pada 2019 adalah sebesar Rp212,35 miliar , atau turun dari total pada
2018 sebesar Rp250,37 miliar. Secara keseluruhan, total liabilitas TAXI adalah
senilai Rp933,32 miliar, atau turun 49,5% dari tahun 2018 sebesar Rp1,85
triliun.

Di sisi lain, pendapatan TAXI mengalami
penurunan pada 2019 yaitu sebesar Rp134,25 miliar. Jumlah ini menurun 44,4%
bila dibandingkan dengan pendapatan pada 2018 sebesar Rp241,66 miliar.

Sekedar informasi, tahun ini perseroan akan
menjual 7000 unit armada. Dimana sebanyak 90% dari total armada yang dijual
tersebut adalah jaminan kepada pihak perbankan sesuai perjanjian yang
diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO). Nantinya, hasil dari
penjualan armada tersebut adalah Rp270 miliar angka minimum.

Kemudian dalam mengejar pertumbuhan
bisnisnya, perseroan belum lama ini menggandeng mitra asal Jepang dengan
mendatangkan 600 unit taksi baru.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img