Moneter.id
–
Perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres mendapatkan pendanaan dari sembilan investor
dengan total dana sebesar USD 170 Juta atau sekitar Rp2,4 triliun pada kuartal I/2021.
Raihan itu merupakan pendanaan Series B terbesar di Asia Tenggara.
Kesembilan investor tersebut yaitu, Falcon House
Partners, Kejora Capital, DEG (the German Development Finance Institution),
Asia Based Insurer, MDI Ventures (by Telkom Indonesia), Indies Capital,
Pavilion Capital (Temasek Holdings Subsidiary), Tri Hill dan Daiwa Securities.
“Pendanaan yang diterima oleh SiCepat Ekspres ini
untuk memperkuat posisi SiCepat Ekspres sebagai ekspedisi dengan layanan
logistik terintegrasi yang melayani e-commerce,
dimana kami merencanakan perluasan jaringan, seiring dengan berkembangnya pasar
e-commerce,” kata The Kim Hai, CEO
SiCepat Ekspres akhir pekan lalu.
Saat ini, SiCepat Ekspres menyediakan layanan
Penjemputan (First-mile) & Pengiriman (Last-mile), Pergudangan (Fulfillment Center),
Layanan Pendukung Perdagangan (Commerce-enabling
Services), Distribusi Online dan Logistik Jarak Menengah (Middle-mile Logistic).
Sementara itu Sebastian Togelang, Managing Partner
& Direktur Kejora Capital menegaskan pertumbuhan e-commerce di Indonesia
pada tahun 2020 mencapai sebesar Rp460 triliun, dengan proyeksi peningkatan
sebesar 21% di tahun 2025.
“Kami sangat percaya bahwa SiCepat Ekspres akan tumbuh
dan berkembang pesat seiring dengan berkembangnya pasar e-commerce yang telah
menyumbangkan 25% dari total perekonomian digital,” tambahnya.
Tahun lalu, SiCepat Ekspres telah mengirimkan lebih
dari 1.4 juta paket perhari dengan lebih dari 97% tingkat layanan untuk
pengiriman 1 (satu) hari sampai di tempat tujuan. Hal ini menjadikan SiCepat
Ekspres menjadi pilihan utama para UMKM dalam memilih layanan ekspedisi, karena
layanan terbaiknya.




