Moneter.id – Jakarta
– Memberikan kemudahan berbelanja dan berinvestasi emas bagi nasabah, Blu by
BCA Digital kembali memperluas layanannya sebagai Bank-as-a-Service (BaaS)
dalam kolaborasi blUnion terbaru bersama EmasKITA.
blu by BCA Digital menyediakan
fitur pembayaran yang aman dan praktis dalam aplikasi EmasKITA bagi nasabah
yang ingin membeli emas untuk berinvestasi melalui aplikasi EmasKITA.
“Kami berharap kolaborasi
ini dapat mendorong lebih banyak lagi masyarakat untuk bertransaksi dan
berinvestasi lewat pembelian emas,” kata Direktur Utama PT BCA Digital Lanny
Budiati di Jakarta, Jumat (16/6/2023).
Investasi pada instrumen emas
menjadi salah satu jenis investasi yang paling diminati di Indonesia, terlihat
dari data World Gold Council (WGC), dimana pada tahun 2022, permintaan emas
dari Indonesia telah menembus 49,7 ton.
Pemerintah juga menargetkan
investasi Indonesia pada tahun 2023 dapat mencapai angka Rp1.400 triliun.
“Kolaborasi antara EmasKITA dan
blu memungkinkan nasabah EmasKITA dapat dengan mudah melakukan transaksi
perbankan di aplikasi EmasKITA tanpa harus berpindah aplikasi, mulai dari
membuka rekening blu, melakukan penyambungan akun blu dengan akun EmasKITA, dan
melakukan pembayaran pembelian emas secara praktis dengan mendebit rekening
blu,” kata Lanny.
Aplikasi EmasKITA merupakan
platform yang memudahkan konsumen membeli dan menjual produk emas batangan
EmasKITA dan perhiasan emas murni Kencana 24K+ secara fisik. EmasKITA dan
Kencana 24K+ merupakan produk emas batangan dan perhiasan emas murni hasil
kolaborasi PT Hartadinata Abadi Tbk dan PT Emas Antam Indonesia (entitas anak
PT ANTAM Tbk).
Produk EmasKITA dan Kencana 24K+
diproduksi dengan kontrol kualitas sesuai standar ANTAM dan memiliki kemurnian
99,99 persen. EmasKITA merupakan produk emas batangan yang tersedia dari
pecahan 0,1 gram hingga 100 gram.
“Kami berharap
kolaborasi ini dapat mendorong keinginan masyarakat untuk bertransaksi dan
berinvestasi lewat pembelian emas yang senantiasa mendukung target investasi
pemerintah Indonesia di tahun 2023,” tambah CEO PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra
Sunanto.




