Moneter.id – Jakarta
– PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) menargetkan penyaluran kredit
tumbuh mencapai 25 sampai 30 persen sepanjang tahun 2023.
“J Trust Bank fokus dalam penyaluran kredit melalui
segmen Corporate Banking, Commercial & Small and Medium
Enterprises (SME), Business Linkage,
serta Consumer, yang mana ketiga
segmen tersebut diharapkan menjadi penopang utama pertumbuhan kredit pada tahun
2023,” kata Direktur Utama PT Bank JTrust Indonesia Tbk Ritsuo Fukadai, Selasa
(20/6/2023).
Untuk pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), kata Ritsuo
Fukadai, J Trust Bank menargetkan juga tumbuh berkisar 25 sampai 30 persen di
tahun 2023. Menurutnya, perseroan berupaya memperluas pangsa pasar
untuk mendapatkan basis nasabah yang besar di Indonesia.
Pihaknya membidik sektor-sektor potensial untuk
meningkatkan pertumbuhan kredit yang berkualitas, dengan tetap mencermati
perkembangan pandemi COVID-19 dan kondisi perekonomian di Tanah Air.
“Kami optimis, bahwa target kinerja tahun 2023 sesuai
Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat tercapai” ujar Fukadai.
Diketahui, sepanjang tahun 2022, J Trust Bank membukukan
laba bersih senilai Rp86,6 miliar atau tumbuh Rp532 miliar, dari sebelumnya
rugi bersih Rp445,4 miliar pada Desember 2021.
Pada Desember 2022, penyaluran kredit perseroan tumbuh 95
persen year on year (yoy) menjadi Rp19,53 triliun, dari sebelumnya sebesar
Rp10,01 triliun pada Desember 2021.
Sementara itu, pada sisi simpanan melalui instrumen
tabungan, giro, dan deposito, perseroan menghimpun DPK sebesar Rp25,66 triliun
atau tumbuh 61 persen (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir
Desember 2021.




