De Heus Animal Nutrition mengumumkan telah menyelesaikan proses akuisisi CJ Feed & Care dari CJ Cheil Jedang. Langkah strategis ini menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung peternak di berbagai negara Asia.
Melalui akuisisi tersebut, De Heus memperkuat posisinya di sejumlah pasar yang berkembang pesat seperti Vietnam, Indonesia, dan Kamboja, sekaligus memperoleh akses langsung ke pasar Korea Selatan dan Filipina. Secara keseluruhan, transaksi ini mencakup 17 pabrik pakan serta operasional peternakan yang tersebar di kawasan Asia.
Integrasi ini diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan De Heus di bidang nutrisi hewan serta memperluas dukungan bagi peternak dan pembudidaya akuakultur di Asia. Perusahaan menggabungkan keahlian global De Heus dalam nutrisi hewan dan manajemen peternakan dengan kapabilitas teknis yang dimiliki CJ Feed & Care.
CEO De Heus Animal Nutrition, Gabor Fluit, mengatakan akuisisi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kehadiran perusahaan di kawasan Asia.
“Akuisisi ini merupakan tonggak penting dalam strategi jangka panjang kami untuk memperkuat kehadiran De Heus di Asia,” ujar Gabor Fluit.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi kedua perusahaan diyakini mampu mempercepat pertumbuhan serta memberikan nilai tambah bagi para peternak. “Dengan menggabungkan keahlian teknis dan hubungan pelanggan CJ Feed & Care disertai pengalaman lebih dari satu abad De Heus di bidang nutrisi hewan dan manajemen peternakan, kami dapat mempercepat pertumbuhan dan menghadirkan nilai yang lebih tinggi bagi peternak. Bersama-sama, kami membangun masa depan di mana peternak dan komunitasnya dapat tumbuh serta berkontribusi pada sektor protein hewani yang berkelanjutan dan tangguh,” imbuhnya.
Perusahaan juga menegaskan bahwa kemajuan sektor peternakan dimulai dari tingkat peternakan itu sendiri. Melalui pendekatan on-the-farm, De Heus bekerja secara langsung dengan para peternak untuk berbagi pengetahuan, alat, serta panduan praktis guna mengoptimalkan produksi dan kinerja usaha.
Pendekatan ini dilakukan dengan memperkuat tim pendamping peternak yang bertugas membantu memprofesionalkan operasional peternakan, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat profitabilitas usaha. Kolaborasi langsung tersebut diharapkan dapat memperkuat bisnis peternak sekaligus mendorong perkembangan sektor pertanian dan peternakan lokal.
Selain itu, De Heus juga aktif menghubungkan para mitra di sepanjang rantai nilai protein hewani. Perusahaan secara selektif berinvestasi pada unit pembibitan atau breeding farms untuk memastikan peternak independen memiliki akses yang andal terhadap genetika berkualitas tinggi.
Di Indonesia, dengan fondasi bisnis CJ Feed & Care yang telah ada, De Heus menargetkan peningkatan akses terhadap genetika unggul serta dukungan pembibitan bagi peternak. Upaya ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong peningkatan hasil produksi yang berkelanjutan.
Presiden Direktur De Heus Indonesia, Kay De Vreese, menegaskan bahwa akuisisi ini memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan sektor nutrisi hewan di Tanah Air.
“Akuisisi ini semakin memperkuat komitmen jangka panjang De Heus dalam mengembangkan sektor nutrisi hewan dan rantai nilai peternakan di Indonesia. Kami tumbuh bersama peternak melalui solusi nutrisi terintegrasi, dukungan teknis yang kuat, serta kolaborasi erat di sepanjang rantai nilai untuk mendukung ketahanan pangan dengan tetap mendukung dan bukan bersaing dengan peternak independen serta bermitra dengan UMKM dan peternak pembibitan lokal,” kata Kay De Vreese.




