Jumat, Maret 27, 2026

Segmen Logistik Dongkrak Kinerja, ASSA Raup Rp6 Triliun Sepanjang 2025

Must Read

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp6,0 triliun atau tumbuh 21% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kontribusi positif dari hampir seluruh segmen bisnis Perseroan, yang mencakup sewa kendaraan korporasi, logistik terintegrasi, hingga ekosistem kendaraan bekas.

Kinerja pendapatan yang solid tersebut turut mendorong lonjakan laba bersih Perseroan secara signifikan. Sepanjang 2025, ASSA membukukan laba bersih sebesar Rp596,6 miliar atau melonjak 81% YoY dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp330,1 miliar.

Segmen logistik menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan kontribusi sebesar 44% terhadap total pendapatan. Meningkatnya permintaan layanan distribusi dari pelanggan, baik melalui Cargoshare maupun Anteraja, menjadi faktor utama yang mengakselerasi kinerja segmen ini. Pendapatan dari bisnis logistik tercatat tumbuh 39% YoY hingga mencapai Rp2,7 triliun, menjadikannya sebagai penyumbang terbesar bagi Perseroan.

Di posisi berikutnya, segmen rental kendaraan turut mencatatkan kinerja positif dengan pendapatan sebesar Rp2,0 triliun atau meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Basis pelanggan yang beragam dinilai menjadi kunci ketahanan bisnis ini, sehingga tidak bergantung pada satu segmen pelanggan tertentu.

Sementara itu, ekosistem kendaraan bekas juga menunjukkan penguatan yang signifikan. Segmen penjualan mobil bekas mencatatkan pendapatan Rp1,1 triliun atau tumbuh 23% YoY, sedangkan jasa lelang memberikan kontribusi sebesar Rp260,8 miliar sepanjang tahun 2025.

Direktur Utama ASSA, Prodjo Sunarjanto, menegaskan bahwa Perseroan akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui strategi ekspansi dan efisiensi operasional. “Untuk menjaga supaya momentum pertumbuhan ini bisa terus berkelanjutan, ASSA akan terus melanjutkan ekspansi serta melakukan efisiensi operasional,” kata Prodjo.

Dalam pengembangan bisnis logistik, ASSA berupaya memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi end-to-end logistics dengan fokus pada segmen B2B melalui unit usaha Cargoshare. Perseroan juga tengah menyelesaikan pembangunan gudang cold storage terbesar Coldspace di kawasan Pulo Gadung guna mengoptimalkan layanan cold chain delivery.

Di sisi lain, melalui anak usahanya PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), ASSA terus memperluas jaringan bisnis kendaraan bekas. Caroline.id secara aktif membuka cabang baru di berbagai wilayah potensial, sementara JBA meningkatkan performa bisnis lelang. Untuk bisnis rental, Perseroan juga melakukan peremajaan armada dengan menjaga jumlah kendaraan di kisaran 29.000 hingga 30.000 unit.

“Dengan berbagai langkah tersebut, kami optimis ASSA akan dapat menjaga momentum pertumbuhan kinerja sehingga dapat berkesinambungan setiap tahunnya. Untuk tahun ini, ASSA secara konservatif menargetkan pertumbuhan kinerja yang solid,” tutup Prodjo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

APLN Perkuat Strategi Properti, Pendapatan 2025 Tembus Rp3,57 Triliun

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp3,57 triliun sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img