NTT DATA memperkuat ekspansi layanan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui peluncuran NTT DATA Software Defined Infrastructure (SDI) Services Agent, platform agentic AI berbasis percakapan yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola infrastruktur teknologi secara lebih otomatis dan terintegrasi.
Teknologi baru tersebut memungkinkan perusahaan berinteraksi dengan lingkungan infrastruktur multivendor menggunakan perintah berbasis bahasa alami. Sistem multi-agent yang disematkan dalam layanan itu juga dapat memantau, menganalisis, hingga mengambil tindakan secara otomatis di berbagai area operasional, mulai dari jaringan, pusat data hybrid, keamanan siber, hingga digital workplace.
Peluncuran SDI Services Agent dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap sistem infrastruktur yang mampu mendukung percepatan adopsi AI dalam skala besar.
Vice President IDC, Chris Barnard mengatakan model layanan infrastruktur konvensional semakin sulit memenuhi kebutuhan perusahaan modern yang kini semakin mengandalkan AI untuk operasional bisnis.
“Layanan infrastruktur tradisional semakin tidak sesuai dengan tuntutan perusahaan yang didorong oleh kecerdasan buatan,” ujar Barnard dalam keterangannya, Senin (11/5).
Menurut dia, pendekatan agentic AI yang diterapkan NTT DATA memberikan diferensiasi di pasar layanan infrastruktur karena mampu menghadirkan pengelolaan berbasis hasil, bukan sekadar pemeliharaan sistem.
“NTT DATA membedakan dirinya melalui pengalaman layanan multivendor berbasis agentic yang mengutamakan inovasi. Pendekatan yang mengutamakan kecerdasan buatan ini memungkinkan para pemimpin di bidang infrastruktur untuk keluar dari model pemeliharaan tradisional dan berfokus pada hasil dalam skala besar,” lanjutnya.
NTT DATA menyebut SDI Services Agent berfungsi layaknya digital twin bagi fungsi operasional teknologi informasi yang kritikal. Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur sekaligus meningkatkan kecepatan penyelesaian gangguan operasional.
Selain itu, platform tersebut juga mampu menggabungkan wawasan berkelanjutan untuk membantu perusahaan memahami dampak lingkungan dari penggunaan aset infrastruktur mereka.
Laporan AI Global NTT DATA menunjukkan perusahaan kini semakin serius membangun fondasi AI langsung pada sistem inti bisnis. Sebanyak 34,5% responden dalam survei itu memilih membangun ulang aplikasi inti dengan kemampuan AI terintegrasi dibanding hanya menambahkan fitur AI tambahan.
Global Head Infrastructure Solutions NTT DATA Inc., Dilip Kumar mengatakan fondasi infrastruktur yang aman dan berbasis AI kini menjadi faktor pembeda utama bagi perusahaan.
“Seiring organisasi mempercepat adopsi AI, fondasi infrastruktur yang aman dan berstandar perusahaan, yang dipadukan dengan pengalaman layanan agentic berbasis percakapan, menjadi pembeda strategis bagi bisnis,” ujar Dilip Kumar.
Ia menambahkan, layanan SDI berbasis agentic memungkinkan perusahaan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghasilkan dampak bisnis yang lebih terukur.
NTT DATA mengeklaim layanan tersebut mampu menganalisis data telemetri secara langsung, memanfaatkan konteks historis, serta mempertimbangkan kebijakan perusahaan untuk mengambil tindakan operasional secara aman dengan tetap mempertahankan kendali utama di tangan manusia.




