Selasa, Agustus 4, 2026

CINT Raup Laba Rp11,4 Miliar pada Semester I 2026

Must Read

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang lebih kuat. Emiten furnitur ini membukukan pertumbuhan penjualan dan laba pada semester I 2026, didorong meningkatnya permintaan dari segmen perkantoran dan pendidikan yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan.

Hingga akhir Juni 2026, CINT mencatatkan pendapatan sebesar Rp259,21 miliar atau tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan kenaikan penjualan, laba tahun berjalan perseroan melonjak menjadi Rp11,4 miliar, meningkat 384% dibandingkan laba semester I 2025 yang sebesar Rp2,3 miliar.

Segmen furnitur perkantoran menjadi motor utama pertumbuhan dengan pendapatan sebelum eliminasi mencapai Rp179,4 miliar, naik 69% secara tahunan. Di sisi lain, segmen pendidikan juga mencatatkan kinerja positif dengan pendapatan sebelum eliminasi sebesar Rp121,7 miliar atau meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur PT Chitose Internasional Tbk, R. Nurwulan Kusumawati, mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio produk, melakukan diversifikasi usaha, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Seluruh segmen usaha Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan positif sepanjang semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam memperluas portofolio produk, melakukan diversifikasi bisnis, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Perseroan memandang prospek bisnis furnitur pada semester II 2026 masih terbuka lebar. Meningkatnya pembangunan fasilitas pendidikan serta kebutuhan akan ruang kerja yang lebih modern diperkirakan akan menjaga permintaan furnitur dari sektor perkantoran, pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga industri perhotelan dan restoran.

Optimisme tersebut menjadi dasar bagi CINT untuk terus memperkuat inovasi produk dan memperluas peluang pasar. Perseroan meyakini perubahan kebutuhan pengguna terhadap ruang belajar dan ruang kerja akan menjadi peluang baru yang dapat mendorong pertumbuhan penjualan pada periode mendatang.

“Kami melihat tingginya permintaan dari segmen pendidikan dan perkantoran sebagai momentum strategis untuk mempercepat pertumbuhan Perseroan. Seiring hadirnya generasi pengguna baru dengan preferensi ruang belajar dan kerja yang terus berkembang, Chitose Internasional berkomitmen menghadirkan inovasi produk yang tidak hanya menjawab kebutuhan pasar, tetapi juga memperkuat daya saing dan memperluas peluang bisnis di masa depan,” tutup Nurwulan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Surplus Nonmigas Melonjak, Defisit Neraca Dagang RI Susut Jadi US$450 Juta

Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia menunjukkan perbaikan pada Juni 2026. Meski masih mencatatkan defisit, nilainya menyusut signifikan menjadi US$0,45...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img