Moneter.co.id – PT Bank Mandiri Persero Tbk siap mengalokasikan dana tunai sebesar Rp23,5 triliun atau Rp1,1 triliun per hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai pada Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah.
Direktur Perbankan Ritel Bank Mandiri, Tardi mengatakan, 85% dari dana tunai tersebut akan disalurkan kepada masyarakat via mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sedangkan 15 persen lainnya melalui kantor cabang.
“Penyiapan dana tunai tersebut naik sebesar 10 persen dari nilai yang disiapkan secara harian pada kondisi normal,” ucapnya, Selasa (30/5).
Ia merinci kenaikan pasokan uang tunai untuk mesin ATM adalah menjadi Rp1 triliun per hari, dari sekitar Rp900 miliar per hari. Kenaikan pasokan uang tunai itu berlaku pada 12 Juni hingga 23 Juni 2017. Hal ini dilakukan mengingat masa liburan Idul Fitri 1438 H yang akan berlangsung pada 26-30 Juni 2017.
“Dari nilai itu, sebesar 40 persen dari jumlah dana itu akan didistribusikan di wilayah Jakarta, Bogor Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), sementara 60 persen lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia di luar Jabodetabek seperti, Medan, Semarang, Surabaya dan Bandung,” kata Tardi.
Ia menjamin kesiapan operasional layanan ATM selama liburan Idul Fitri. Mandiri juga telah membentuk tim khusus ATM untuk memastikan kesiapan ATM.
“Untuk membantu masyarakat melakukan penukaran uang kecil, Bank Mandiri juga menyiapkan satu unit Mandiri Mobil (Mamo) untuk melayani penukaran uang di kawasan Monas, Jakarta, selama dua pekan, yakni pada 5-16 Juni 2017,” pungkas Tardi.
Rep.Hap




