Selasa, Agustus 4, 2026

BI: April 2017 Diprediksi Alami Inflasi

Must Read

Moneter.co.id – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pada bulan April 2017 akan mengalami inflasi setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi. Meski demikian inflasi bulan ini akan rendah karena ditopang deflasi komponen bahan pangan bergejolak (voletile food) akibat adanya musim panen.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan penyumbang inflasi bulan ini dikontribusikan oleh komponen harga-harga yang diatur pemerintah (administered prices) khususnya penyesuaian tarif listrik.

Overall untuk satu bulan mudah-mudahan IHKnya inflasi rendah,” ujarnya, Rabu (26/4).

Dody menambahkan bahwa besaran inflasi setidaknya masih akan mengalami tekanan hingga Juni mendatang. “Penyesuaian TTL masih akan dilakukan sampai Juni mendatang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui pencabutan subsidi listrik golongan 900 VA akan mendongkrak inflasi di 2017. Namun, dia yakin inflasi tahun ini tetap berada di kisaran 4 plus minus satu persen.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Surplus Nonmigas Melonjak, Defisit Neraca Dagang RI Susut Jadi US$450 Juta

Kinerja perdagangan luar negeri Indonesia menunjukkan perbaikan pada Juni 2026. Meski masih mencatatkan defisit, nilainya menyusut signifikan menjadi US$0,45...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img