Kamis, Agustus 20, 2026

BI Pertahankan BI-Rate Sebesar 5,75%

Must Read

Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Agustus 2026.

Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility berada di level 6,50%.

Keputusan tersebut ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, sekaligus menjaga inflasi tetap dalam sasaran 2,5% plus-minus 1% pada 2026 dan 2027. BI juga terus memperluas insentif untuk mendorong aliran modal asing, memperkuat likuiditas pasar uang dan perbankan, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing.

Selain kebijakan moneter, BI memperkuat kebijakan makroprudensial longgar guna mendorong peningkatan kredit dan pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan.

BI juga menyiapkan sejumlah langkah, termasuk perluasan transaksi underlying pendanaan luar negeri yang mendapatkan insentif pengurangan premi swap lindung nilai, yang akan berlaku pada minggu kedua September 2026.

Di sektor makroprudensial, Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial Pendalaman Pasar Uang mulai berlaku 1 September 2026, sementara kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial berlaku 1 Oktober 2026. Dari sisi sistem pembayaran, BI mendorong implementasi Kartu Kredit Indonesia serta mempersiapkan perluasan MDR QRIS 0% untuk transaksi hingga Rp100.000 yang berlaku mulai 1 Oktober 2026

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Panas Bumi Dinilai Strategis untuk Dorong Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Indonesia mempunyai potensi besar panas bumi yang dapat melengkapi sumber pembangkit energi terbarukan variabel seperti tenaga surya dan angin...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img