Sabtu, April 18, 2026

Bursa Karbon Catat Nilai Transaksi Rp37,04 Miliar per 31 Juli 2024

Must Read

Moneter.id – Jakarta – Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengatakan
bahwa nilai transaksi di Bursa Karbon (IDX Carbon) mencapai senilai Rp37,04
miliar per 31 Juli 2024.

Dengan
rincian nilai transaksi 26,73% di pasar reguler, 23,19% di pasar negosiasi,
49,89% di pasar lelang, dan 0,18% di marketplace

Jelas
Inarno, terdapat sebanyak 70 pengguna jasa yang mendapatkan izin dengan total
volume sebesar 613.541 ton ekuivalen CO2 (tCO2e) sejak diluncurkan pada 26
September 2023.

“Potensi
Bursa Karbon masih sangat besar, dengan mempertimbangkan terdapat 3.864
pendaftar yang tercatat di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan
Iklim (SRN PPI). Dan tingginya potensi unit karbon yang dapat ditawarkan,” ujar
Inarno.

Sebelumnya,
Inarno mengatakan bahwa pihaknya tidak sepakat apabila Bursa Karbon disebut
sepi dari transaksi dan peminat. “Siapa bilang sepi (transaksi)?
Enggak,” ujar Inarno.

Sementara
itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia
(BEI) Irvan Susandy memastikan bahwa Bursa Karbon secara sistem sudah siap
memfasilitasi atau melayani transaksi, baik dalam taraf lokal maupun
internasional.

“Pada
dasarnya, IDX Carbon secara sistem kami siap melakukan transaksi lokal maupun
internasional. Dan nanti, prosedurnya akan sama untuk para pelaku yang
bertransaksi di Bursa Karbon,” tungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Mendag Busan Klaim Kewajiban Distribusi Melalui DMO Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Rakyat

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, kewajiban distribusi domestic market obligation (DMO) minyak goreng rakyat sebesar minimal 35 persen melalui...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img