Moneter.co.id – PT Bank CIMB
Niaga Tbk (CIMB Niaga) mendukung dan berpartisipasi dalam pembiayaan
proyek Kereta Api Ringan (Light Rail
Transit/LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) sebesar Rp2,78
triliun dan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni Terbanggi Besar senilai
Rp1 triliun. Total kredit yang dikucurkan untuk dua proyek ter sebut mencapai
Rp3,78 triliun.
Dalam kedua proyek
infrastruk tur tersebut, CIMB Niaga bersama enam institusi keuangan lainnya
bertindak sebagai Joint Mandated Lead
Arrangers and Bookrunners (JMLAB). Fasilitas kredit sindikasi
yang diberikan JMLAB dalam proyek LRT Jabodebek tahap I kepada PT Kereta Api
Indonesia (Persero) sebesar Rp19,25 triliun. Adapun partisipasi CIMB Niaga
dalam pembiayaan tersebut senilai Rp2,78 triliun. Kesepakatan tersebut
ditandatangani di Jakarta, Jumat (29/12).
Sementara
perjanjian kredit pembiayaan sindikasi proyek Jalan Tol Trans
Sumatera ruas Bakauheni Terbanggi Besar dengan PT Hutama Karya (Persero) ditandatangani
pada Rabu (27/12) di Jakarta. Total kredit investasi sindikasi yang diberikan
perbankan sebesar Rp8,06 triliun. Dalam proyek ini, CIMB Niaga berpartipasi
sebesar Rp1 triliun.
Direktur Treasury and
Capital Market CIMB Niaga John Simon mengatakan, pihaknya senang dapat
berkontribusi mendukung pembangunan proyek infrastruktur pemerintah yang
merupakan langkah tepat bagi percepatan pertumbuhan ekonomi. Apalagi LRT adalah
sebuah proyek landmark sistem
transportasi massal yang cepat, aman, dan terjangkau.
“Kami secara
penuh mendukung rencana pemerintah agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat
waktu serta mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera guna mempercepat
distribusi barang, penghematan biaya distribusi barang, percepatan serta
pemerataan ekonomi di Sumatera,” kata John Simon belum lama ini.
Sebagai Bank Umum Kegiatan
Usaha 4 (kategori bank tertinggi dari sisi modal inti Tier-1) di Indonesia, CIMB Niaga siap mendukung proyek
infrastruktur pemerintah. “Bagi kami, keikutsertaan dalam berbagai proyek
infrastruktur pemerintah selain sebagai bentuk dukungan nyata untuk memajukan
ekonomi Indonesia, kami melihat bisa menjadi peluang bagi perbankan untuk meningkatkan
penyaluran kredit,” ungkap John.
Hingga September 2017,
posisi penyaluran kredit CIMB Niaga mencapai Rp178,8 triliun. Pada beberapa
segmen, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan double digit seperti
KPR yang tumbuh 12,1% year-on-year/Y-o-Ydan SME yang naik 14,5% Y-o-Y.
Seperti
diketahui, secara total proyek LRT Jabodebek tahap I menghabiskan dana senilai
Rp29,9 triliun. LRT Jabodebek sendiri akan melayani rute Cawang – Cibubur,
Cawang – Kuningan – Dukuh Atas, dan Cawang – Bekasi Timur.
Untuk proyek
Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni Terbanggi Besar, total nilai
investasinya men capai Rp16,7 triliun. Ruas Bakauheni Terbanggi Besar
merupakan bagian dari 24 ruas Jalan Tol Trans Sumatera. Proyek sepanjang 140
km ini diharapkan dapat selesai sesuai rencana pada 2019, sehingga dapat
meningkatkan investasi dan mengurangi biaya transportasi di
wilayah Sumatera.
(HAP)




