Strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan PT Erajaya Swasembada Tbk terbukti menjadi penopang utama pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang 2025. Emiten berkode ERAA itu membukukan penjualan bersih sebesar Rp76,6 triliun dengan laba kotor mencapai Rp8,35 triliun dan margin laba kotor sebesar 10,9%.
Kinerja tersebut turut mengantarkan Erajaya naik ke peringkat 84 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 2026, meningkat dari posisi ke-89 pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi tahun ketiga berturut-turut perseroan masuk dalam daftar perusahaan terbesar di Asia Tenggara, sekaligus bertepatan dengan peringatan 30 tahun perjalanan bisnis Erajaya di Indonesia.
CEO PT Erajaya Swasembada Tbk, Budiarto Halim, mengatakan peningkatan posisi tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan menjaga daya saing melalui transformasi bisnis yang berkelanjutan.
“Tiga puluh tahun merupakan perjalanan yang penuh pembelajaran, adaptasi, dan transformasi bagi Erajaya. Kenaikan peringkat kami dalam Fortune Southeast Asia 500 tahun ini menjadi bukti konsistensi kami dalam membangun bisnis yang adaptif dan relevan di tengah dinamika pasar. Pencapaian ini tidak lepas dari kepercayaan pelanggan, dukungan para mitra bisnis, pemegang saham, serta dedikasi seluruh karyawan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Erajaya selama tiga dekade ini,” ujar Budiarto Halim.
Perseroan menyatakan pertumbuhan tersebut didorong oleh konsistensi dalam memperluas portofolio usaha. Selain mempertahankan bisnis inti distribusi dan ritel perangkat telekomunikasi, Erajaya terus mengembangkan lini usaha baru melalui Erajaya Active Lifestyle dan Erajaya Food & Nourishment yang kini menjadi kontributor pertumbuhan perusahaan.
Ekspansi bisnis juga tercermin dari bertambahnya jaringan operasional. Hingga kuartal I 2026, Erajaya telah memiliki lebih dari 2.400 gerai di seluruh Indonesia. Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat daya saing melalui pengembangan sumber daya manusia lewat Erajaya Corporate University untuk meningkatkan kompetensi karyawan.
Ke depan, Erajaya akan melanjutkan strategi ekspansi dengan memperkuat diversifikasi portofolio, mengembangkan ekosistem omnichannel, dan memperluas kolaborasi dengan mitra global. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.




