Moneter.id – Nama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin
saat ini tengah menjadi sorotan publik setelah Joko Widodo (Jokowi) pada 9 Agustus 2018 resmi menggandeng dirinya
sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) periode 2019-2024.
Banyak pihak terkejut atas keputusan Jokowi, mengingat
sebelumnya nama Mahfud MD yang beredar kuat sebagai pendamping Jokowi. Berikut
fakta-fakta menarik tentang Ma’ruf Amin.
1.
Melengkapi Jokowi, Nasionalis-Religius
Ma’ruf Amin dipilih karena rekam jejaknya sebagai ulama
besar yang diyakini bisa melengkapi kekurangan Jokowi, nasionalis dan religius.
Ma’ruf Amin adalah anak dari KH Mohamad Amin, ulama besar di wilayah Tangerang.
Pria kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943 itu juga cicit
dari Syaikh Nawawi Al-Bantani yang merupakan imam di Masjidil Haram.
Semenjak
kecil hingga remaja, Ma’ruf Amin selalu ‘digembleng’ dengan pendidikan Islam.
Dia merupakan alumni santri di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.
Pendiri Pondok Pesantren An-Nawawi di Serang, Banten tersebut,
saat ini memegang amanah sebagai Ketua MUI. Selain itu, Ma’ruf Amin juga
menjabat sebagai Rais ‘Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak
Agustus 2015.
Untuk
karier, Ma’ruf Amin bukan cuma teruji di lembaga keagamaan saja. Penyabet gelar
Doctor Honoris Causa Bidang Hukum Ekonomi Syariah dari kampus UIN Syarif
Hidayatullah, Jakarta ini pernah duduk di kursi pemerintahan sebagai Anggota
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dua kali, yakni di Bidang Kehidupan
Beragama (2007-2009) dan Bidang Hubungan Antar Agama (2010-2014).
Guru
Besar Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah dari UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang ini
pun sebelumnya aktif di dunia politik. Karier politiknya dimulai sejak 1971.
Dia juga pernah didapuk menjadi Anggota MPR, DPR dari Fraksi
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dari
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
2. Harta
Dikutip dari
berbagai sumber, sebenarnya Ma’ruf Amin memiliki harta kekayaan senilai Rp12,30 miliar. Namun Pria berusia
75 tahun itu mempunyai utang sebesar Rp657,58 juta, sehingga harta kekayaan
bersihnya tinggal Rp11,65 miliar.
Adapun
aset-aset Ma’ruf Amin yang disebutkan di Laporan Harta Kekaayaan Pejabat Negara
(LHKPN) terbaru, seperti:
Pertama, sebanyak
10 unit tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Utara dan Depok senilai
Rp6,98 miliar. Kemudian, dua unit mobil senilai Rp1,63 miliar, yakni Toyota
Alphard tahun 2018 senilai Rp1,1 miliar dan Toyota Fortuner tahun 2017 sebesar
Rp527,9 juta
Selanjutnya, harta
bergerak lain senilai Rp226 juta dan kas dan setara kas senilai Rp3,47 miliar.
3. Kontroversi
Fatwa Bunga Bank dan BPJS Kesehatan Haram
Melongok 15 tahun silam, Ma’ruf Amin pernah mengeluarkan
fatwa yang mengharamkan seluruh bunga perbankan. Kala itu, Pria berkacamata ini
memegang amanah sebagai Ketua Komisi Fatwa MUI.
“Bunga bank hukumnya haram karena bersifat riba.
Sementara kepada seluruh umat muslim, untuk menghindari riba, disarankan menyimpan
uang di perbankan syariah,” katanya
Selain
itu, kebijakan kontroversi lainnya, adalah seputar fatwa yang menyebut program
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak sesuai syariah Islam (haram).
Terutama terkait akad antara para pihak karena mengandung unsur gharar (penipuan),
maisir (perjudian), dan riba (bunga).
Namun
setelah berjalan 3 tahun, MUI saat ini memastikan bahwa BPJS Kesehatan telah
siap menjalankan operasionalnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sesuai
fatwa. Baik dari formulir, perjanjian kerja sama, sampai instrumen investasi.
4. Jadi Ketua Dewan Penasihat Koperasi Syariah
212
Ma’ruf Amin adalah penggerak aksi bela Islam 212 yang
menyeret Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kasus penistaan agama. Dewan
pengawas beberapa bank syariah ini juga tercatat sebagai Ketua Dewan Penasihat
Koperasi Syariah 212.
Koperasi
Syariah 212 didirikan pada 6 Januari 2017 oleh tokoh-tokoh umat Islam sebagai
implementasi semangat aksi 212 dan menjadi wadah perjuangan ekonomi untuk mencapai
kemandirian ekonomi umat.
Adapun
beberapa produk Koperasi Syariah 212, mulai dari simpakan pokok, tabungan
investasi, wakaf uang, pengembang properti syariah, hingga jaringan minimarket
dengan merek 212Mart.
Presiden Jokowi mantap menggandeng Ma’ruf Amin dengan
segala latar belakangnya. Duet mereka diharapkan dapat mendulang suara dari
para generasi milenial di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.
(TOP)




