Kamis, April 16, 2026

Siapkan Capex Rp450 Miliar, AHI Pacu Ekspansi AZKO dan NEKA pada 2026

Must Read

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) menyiapkan strategi ekspansi yang lebih agresif pada 2026 dengan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar hingga Rp450 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk memperluas jaringan toko AZKO dan NEKA, sekaligus memperkuat infrastruktur operasional dan kanal digital perseroan.

Langkah ini diambil setelah perusahaan menutup 2025 dengan transformasi bisnis yang dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang. Sepanjang tahun lalu, AHI memperluas jaringan melalui pembukaan 27 toko baru AZKO dan memperkenalkan merek NEKA untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

Hingga akhir 2025, jumlah toko AZKO telah mencapai 265 gerai yang tersebar di 90 kota di seluruh Indonesia. Ekspansi tersebut tidak hanya terpusat di Jawa, tetapi juga menyasar kota-kota di luar Pulau Jawa, termasuk wilayah timur Indonesia seperti Abepura dan Sorong.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Gregory S. Widjaja mengatakan transformasi bisnis yang dilakukan sepanjang tahun lalu menjadi pijakan utama untuk menjaga daya saing di tengah industri ritel yang semakin dinamis.

“Transformasi yang kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Gregory dalam keterangannya.

Pada 2026, perseroan menargetkan pembukaan sekitar 25 hingga 30 toko AZKO baru, terutama di kota lapis kedua dan ketiga. Di saat yang sama, merek NEKA akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan baru dengan target penambahan 40 hingga 50 toko di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi ini diharapkan mampu menopang target pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit sepanjang tahun ini.

Menurut Gregory, perseroan juga akan terus memperkuat portofolio produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan konsumen, termasuk kategori smart home dan smart kitchen.

“Ke depan, kami akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis untuk memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang,” katanya.

Selain penambahan toko baru, AHI juga melanjutkan program peremajaan toko eksisting di sejumlah lokasi strategis, seperti Alam Sutera, Kelapa Gading, Pondok Indah, dan Bintaro, guna meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen.

Di sisi digital, strategi omnichannel tetap menjadi fokus utama. Perseroan memperkuat kanal penjualan online melalui dua studio live streaming yang telah beroperasi di Living Plaza Bintaro dan Living World Alam Sutera.

Langkah agresif ekspansi tersebut memperlihatkan optimisme manajemen terhadap prospek konsumsi rumah tangga pada 2026, terutama dari potensi pertumbuhan di kota-kota sekunder yang dinilai masih memiliki ruang pasar besar bagi ritel modern.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Emas Digital Kian Bersinar, Transaksi ICDX Tembus 30,9 Juta Gram pada Kuartal I/2026

Perdagangan pasar fisik emas secara digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img