Selasa, April 21, 2026

Target Bank Mandiri, Salurkan Kredit Hingga Rp 30,6 Triliun

Must Read

Moneter.co.id – PT Bank Mandiri Tbk menargetkan penyaluran kredit hingga Rp30,6 triliun di tahun 2017 untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Yogyakarta. Angka itu meningkat sekitar 12% dibandingkan realisasi tahun 2016. 

Regional CEO Bank Mandiri Regional 7 wilayah Jateng-DIY Maqin Norhadi mengatakan, sekitar 80% atau sekitar Rp 21,8 T kredit menyasar sektor produktif. 

“Ini sinyal bahwa perbankan cukup optimistis dengan sektor ekonomi Jawa Tengah bahwa perbankan cukup optimistis dengan sektor ekonomi Jateng,” katanya, Selasa (9/5). 

Maqin melanjutkan, kalangan perbankan nasional pada tahun 2016 telah menyalurkan kredit untuk Jawa Tengah dan DIY sekitar Rp349 triliun. 

Penyaluran kredit tidak hanya di sektor produktif tetapi juga konsumtif. Menurut dia, Bank Mandiri sudah menyalurkan kredit sebesar Rp27,3 triliun pada tahun 2016. Angka tersebut tumbuh 12% dibandingkan tahun 2015.

“Sedangkan, sektor manufaktur tumbuh 5,5%. Jika dibandingkan, pertumbuhan perbankan lebih tinggi dibandingkan industri. Ini wujud bahwa perbankan semangat memberikan penyaluran kredit kepada industri,” ucap Maqin. 

Khusus di Jateng, lanjut Maqin, penyaluran kredit untuk manufaktur mencapai Rp9,9 triliun atau hampir 36-40% dari sektor produktif.  Sejumlah industri manufaktur di Jawa Tengah yang memperoleh kredit dari Bank Mandiri. 

“Diantaranya, Kopi Luwak, Graha Farma, industry karoseri milik Armada. Adapun angka NPL di Jawa Tengah turun artinya kondisi ekonomi tergolong kondusif,” ujarnya. 

Menurutnya, dukungan bank bisa mendukung iklim industri yang baik di Jawa Tengah dan DIY. “Hal itu akan meningkatkan perputaran ekonomi serta meningkatkan buying power masyarakat di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, penyaluran kredit Bank Mandiri per Maret 2017 mencapai Rp 129,9 triliun atau naik 12,3% dibanding periode yang sama pada tahun lalu. 

Penyaluran kredit sektor manufaktur memberi kontribusi terhadap total kredit Bank Mandiri sebesar 22,2% atau senilai Rp 585,1 triliun pada akhir Maret 2017. 

Rep.Top

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Faktor-faktor Penting untuk Meningkatkan Ranking Website

Dalam dunia digital marketing, search engine optimization (SEO) menjadi kunci utama untuk meningkatkan visibilitas website di mesin pencari. Namun,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img