Kamis, September 3, 2026

Ekspor Melonjak 20%, TRIS Tebar Dividen Interim Rp7 Miliar

Must Read

PT Trisula International Tbk (TRIS) memanfaatkan penguatan bisnis ekspor untuk menjaga pertumbuhan kinerja sekaligus memberikan imbal hasil kepada pemegang saham. Perusahaan tekstil dan garmen tersebut menyiapkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp7 miliar atau Rp2,27 per saham.

Pembagian dividen interim itu akan dilakukan pada September 2026. Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 11 September 2026 berhak menerima dividen tersebut, sedangkan pembayaran dijadwalkan berlangsung pada 23 September 2026.

Keputusan membagikan dividen di tengah dinamika industri tekstil menunjukkan TRIS masih memiliki ruang untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan distribusi keuntungan kepada pemegang saham.

Kinerja semester I-2026 menjadi pijakan perseroan. TRIS mencatatkan laba bersih Rp57,9 miliar, tumbuh 12,2% secara tahunan dan melampaui ekspektasi internal perusahaan.

Pertumbuhan laba tersebut tidak lepas dari kinerja ekspor yang semakin kuat. Sepanjang semester pertama 2026, nilai ekspor TRIS mencapai Rp530,5 miliar atau tumbuh 20,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi ekspor bahkan mencapai 60% dari total penjualan perseroan.

Direktur Utama TRIS Widjaya Djohan mengatakan diversifikasi pasar ekspor menjadi salah satu strategi utama perseroan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

“Capaian laba bersih sepanjang semester pertama tahun ini yang melampaui ekspektasi tidak terlepas dari strategi diversifikasi pasar ekspor yang kami jalankan. Dengan kontribusi ekspor yang mencapai 60% terhadap total penjualan dan cakupan pasar yang terdiversifikasi, kami memiliki fondasi yang kuat untuk bertahan dan terus tumbuh,” ujar Widjaya.

Perseroan tidak hanya mengandalkan satu negara tujuan ekspor. Diversifikasi pasar tersebut dinilai memberikan bantalan bagi TRIS ketika terjadi perubahan permintaan maupun gangguan akibat dinamika geopolitik global.

Di tengah persaingan industri tekstil dan garmen yang ketat, TRIS juga mengandalkan fleksibilitas produksi untuk mempertahankan pelanggan. Perseroan dapat menerima pesanan tanpa minimum order dan menyesuaikan produksi dengan kebutuhan pasar.

Ke depan, TRIS akan memperkuat sinergi dengan anak usaha serta meningkatkan kemampuan quick response untuk menangkap perubahan permintaan. Perseroan juga membuka peluang ekspansi ke negara-negara baru dengan memanfaatkan berbagai perjanjian perdagangan yang dimiliki Indonesia.

Optimisme tersebut menjadi modal bagi TRIS untuk mengejar target penjualan tahun ini. Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 6,5% sepanjang 2026.

Di sisi lain, pembagian dividen interim Rp7 miliar bukanlah kali pertama TRIS mengembalikan keuntungan kepada pemegang saham. Pada tahun buku 2025, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp7 miliar pada September 2025 dan dividen final Rp24 miliar yang dibayarkan pada 29 Mei 2026.

Konsistensi pembagian dividen tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan bisnis dan ekspor TRIS mulai memberikan ruang bagi perseroan untuk tetap menjaga remunerasi pemegang saham, sekaligus mempertahankan agenda ekspansi di pasar global.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PT SMI Gelontorkan Rp192 Miliar, Infrastruktur Sulbar Digenjot untuk Dongkrak Ekonomi

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan maksimal Rp192 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img