Travel Buddies resmi meluncurkan Content Management System (CMS) Keagenan melalui acara bertajuk “Beyond Travel – Digital Transformation for Sustainable Growth”, sebuah forum yang mempertemukan para mitra agen B2B dalam suasana kolaboratif untuk mendorong pengembangan bisnis di sektor pariwisata.
Acara tersebut menjadi wadah bagi para agen perjalanan untuk berbagi pengalaman, memahami perkembangan industri, serta mengeksplorasi peluang bisnis di era digital. Seiring tren positif pertumbuhan pariwisata Indonesia, Travel Buddies menilai transformasi digital menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya saing pelaku industri.
Peluncuran CMS Keagenan merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi. Platform ini dirancang untuk mempercepat proses reservasi, meningkatkan konversi penjualan, sekaligus membuka peluang bagi agen perjalanan untuk mengembangkan lini usahanya.
CEO Travel Buddies, Sean Richard Bangun, menjelaskan pengembangan CMS Keagenan berawal dari kebutuhan mengintegrasikan sistem Business to Consumer (B2C) dan Business to Business (B2B),
“Selama ini kami memiliki banyak destinasi, produk, dan ratusan agen yang telah bergabung sejak 2015. Tantangannya, sistem B2C sudah berjalan otomatis, sedangkan B2B masih dilakukan secara manual. Akibatnya sering terjadi perebutan kuota karena saat agen ingin melakukan pemesanan, kuotanya sudah terisi dari sistem B2C. Karena itu kami membangun sistem yang terintegrasi agar B2B juga bisa melakukan booking secara real time,” ujar Sean.
Ia menambahkan, digitalisasi juga menjadi alasan utama pengembangan platform tersebut. Sebagai perusahaan tour and travel berbasis digital, Travel Buddies ingin memberikan dukungan penuh kepada ekosistem B2B agar dapat berkembang seiring kemajuan teknologi.
CMS Keagenan tidak hanya diperuntukkan bagi travel agent, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh event organizer (EO) dan pelaku usaha yang bergerak di bidang pariwisata. Pada tahap awal, platform ini menghadirkan layanan utama berupa produk tour, sementara layanan pendukung lainnya akan dikembangkan secara bertahap.
Ke depan, Travel Buddies akan menambahkan berbagai fitur seperti pemesanan tiket pesawat, hotel, tiket kereta api, kapal Pelni, hingga layanan pengurusan visa dan paspor dalam satu platform yang terintegrasi.
Sean mengatakan, tujuan utama peluncuran CMS Keagenan adalah membantu para mitra mempercepat proses bisnis sekaligus meningkatkan daya saing mereka.
“Kami memahami tantangan para agen dalam membangun bisnis. Karena itu kami ingin membantu mempercepat akses informasi dan proses booking. Harapannya bukan hanya Travel Buddies yang berkembang, tetapi seluruh mitra kami juga bisa tumbuh bersama melalui kolaborasi,” katanya.
Menurut Sean, keunggulan CMS Keagenan terletak pada integrasi produk tour yang masih jarang dimiliki platform B2B di Indonesia. Berbeda dengan online travel agent (OTA) pada umumnya yang berfokus pada penjualan tiket pesawat dan hotel, Travel Buddies menjadikan produk tour sebagai kekuatan utama.
“Kalau sistem B2B untuk tiket pesawat dan hotel memang sudah banyak. Namun untuk produk tour yang benar-benar terintegrasi, saat ini baru sistem kami. Core bisnis kami memang ada di tour, sementara tiket pesawat dan hotel menjadi layanan pendukung,” jelasnya.
Melalui CMS tersebut, agen kini dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform. Salah satu fitur unggulannya adalah Private Trip, yang memberikan harga khusus bagi agen sehingga mereka dapat menyusun dan memasarkan paket perjalanan sesuai kebutuhan pelanggan. Selain itu, tersedia pula layanan penjualan tiket pesawat sebagai pelengkap agar agen dapat menawarkan solusi perjalanan yang lebih komprehensif.
Dengan hadirnya CMS Keagenan, Travel Buddies ingin mengubah peran agen dari sekadar reseller produk perjalanan menjadi pelaku usaha tour and travel yang memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan bisnisnya. Jika sebelumnya agen hanya berfokus menjual produk open trip, kini mereka dapat menawarkan berbagai layanan perjalanan melalui satu platform, mulai dari private trip, tiket transportasi, hingga layanan pendukung lainnya.




