Target investasi sebesar Rp300 triliun hingga Rp500 triliun yang dibidik melalui Pusat Keuangan dan Investasi Internasional (PFII) dinilai membutuhkan fondasi yang lebih kuat daripada sekadar pemberian insentif pajak.
Ekonom Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah INDEF, A. Hakam Naja, menyebut setidaknya ada...
Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dinilai dapat menjadi momentum strategis untuk mengoptimalkan potensi industri keuangan syariah nasional sekaligus mendorong Indonesia menjadi salah satu pusat keuangan syariah global.
Ekonom Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah INDEF, Handi Risza Idris, mengatakan industri keuangan...
Pengesahan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) oleh DPR RI pada 21 Juli 2026 membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai salah satu simpul investasi global. Salah satu potensi yang dinilai dapat menjadi pembeda PFII dari pusat keuangan...
Kecepatan penyelesaian klaim menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kepercayaan nasabah di tengah persaingan industri asuransi umum yang semakin ketat. PT Asuransi Sinar Mas menunjukkan komitmen tersebut dengan merealisasikan pembayaran klaim kebakaran senilai Rp650.599.999 kepada pemegang Polis Property...
Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment INDEF, Ahmad Heri Firdaus, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwulan II-2026 masih menyimpan persoalan struktural yang perlu segera dibenahi.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi saat ini belum sepenuhnya mampu menciptakan dampak luas...
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,3% secara tahunan (YoY) pada kuartal II-2026 menjadi sinyal positif bagi perekonomian. Namun, di balik capaian tersebut, investor dinilai masih bersikap selektif karena pasar belum sepenuhnya melihat pertumbuhan...
BPS Mencatat ekonomi Indonesia triwulan II-2026 tumbuh sebesar 5,29 persen dibanding triwulan II-2025 (y-on-y).
Menanggapi hal ini, Eko Listiyanto Direktur Pengembangan Big Data INDEF, menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% pada triwulan II-2026 tidak dapat dibaca semata sebagai kabar...
Pemerintah optimistis laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga sepanjang 2026 meski tekanan ekonomi global masih membayangi. Kinerja aktivitas produksi yang terus membaik, daya beli masyarakat yang dinilai tetap kuat, serta kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sehat...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah angkatan kerja di Indonesia berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang. Angka tersebut meningkat sekitar 497 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Seiring dengan itu, Tingkat Partisipasi...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur menggunakan gini ratio mencapai 0,368 pada Maret 2026.
Angka tersebut meningkat 0,005 poin dibandingkan September 2025 yang sebesar 0,363. Meski demikian, jika dibandingkan dengan Maret 2025, gini ratio...