Kamis, September 10, 2026

Indef

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Pemerintah Perlu Perkuat Industri Manufaktur

Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment INDEF, Ahmad Heri Firdaus, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwulan II-2026 masih menyimpan persoalan struktural yang perlu segera dibenahi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi saat ini belum sepenuhnya mampu menciptakan dampak luas...

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, INDEF Soroti Daya Beli dan Lapangan Kerja Masih Lemah

BPS Mencatat ekonomi Indonesia triwulan II-2026 tumbuh sebesar 5,29 persen dibanding triwulan II-2025 (y-on-y). Menanggapi hal ini, Eko Listiyanto Direktur Pengembangan Big Data INDEF, menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29% pada triwulan II-2026 tidak dapat dibaca semata sebagai kabar...

Investment Grade Belum Tentu Bikin Ekonomi Nyaman, Patriot Bond dan PFII Perlu Dikawal

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai status investment grade Indonesia dari tiga lembaga pemeringkat internasional belum dapat dijadikan indikator bahwa kondisi ekonomi nasional benar-benar nyaman. Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk "Rating Aman, Ekonomi Nyaman?", yang...

Utang Tembus Rp10.000 Triliun, Pemerintah Perlu Perketat Prioritas Belanja

Peneliti Center for Macroeconomics and Finance INDEF, Riza Annisa Pujarama, menilai tekanan fiskal Indonesia pada 2026 semakin besar akibat pertumbuhan belanja pemerintah yang jauh lebih cepat dibandingkan peningkatan penerimaan negara. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah apabila...

Peringkat Kredit Aman, Tapi Tantangan Ekonomi Indonesia Masih Besar

Center for Macroeconomics and Finance INDEF menilai keberhasilan Indonesia mempertahankan status investment grade belum bisa diartikan sebagai sinyal kondisi ekonomi nasional telah sepenuhnya aman maupun kepercayaan investor telah kembali kuat. Masih terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan meningkatnya risiko terhadap...

Ekonomi Syariah Indonesia Perlu Bergeser ke Value-Based Economy untuk Dongkrak Daya Saing

Seminar Nasional Catatan Tengah Tahun Ekonomi Syariah Indonesia 2026 yang diselenggarakan Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF bersama Program Doktor Manajemen Keuangan Syariah Universitas Paramadina mengangkat tema "Refleksi, Tantangan, dan Strategi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Syariah Indonesia". Kegiatan yang berlangsung...

Kekayaan SDA Bisa Jadi Berkah atau Kutukan, Tata Kelola Jadi Penentu

Kekayaan sumber daya alam sering dipandang sebagai modal besar bagi pembangunan ekonomi nasional. Namun, pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa melimpahnya SDA tidak selalu otomatis membawa kesejahteraan. Tanpa tata kelola yang kuat, kekayaan alam justru dapat menjadi tantangan bagi pertumbuhan ekonomi...

Ketahanan Ekonomi Indonesia Diuji di Tengah Krisis Geopolitik, Energi, dan Iklim

Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan INDEF bertempat di Aryaduta Hotel mengangkat tema “Menavigasi Guncangan Global Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Geopolitik, Energi, dan Iklim”. Pada semester 1-2026, ketahanan ekonomi Indonesia benar-benar diuji. Sejak awal tahun, bayang-bayang...

INDEF GTI: Hilirisasi Belum Signifikan Berdampak Positif ke Pekerjaan Berkualitas

Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif bagi pekerja lokal, kendati industri pengolahan sedang tumbuh pesat. Temuan INDEF GTI menyebut, upah pekerja di sektor hilirisasi naik, tetapi kualitas lapangan kerjanya belum membaik. Untuk itu, pemerintah daerah dan...

Stabilitas Rupiah Jangan Sampai Korbankan Likuiditas Industri

Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Andry Satrio Nugroho, menyoroti fenomena pengetatan likuiditas yang dinilai mulai membebani sektor industri nasional. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh kecenderungan perbankan yang lebih memilih...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Xiaomi Indonesia Konfirmasi REDMI Note 17 Series Akan Hadir di 16 September 2026

Xiaomi Indonesia mengonfirmasi REDMI Note 17 Series akan resmi diluncurkan di Indonesia pada 16 September 2026. Hadir dalam empat...
- Advertisement -spot_img